Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 April 2025 | 21.22 WIB

Gantikan Mulyo Handoyo, Indra Wijaya Tertantang Bawa Jonatan Christie Cs Bisa Tunjukkan Performa Konsisten di Level Atas

Indra Wijaya kini menjadi pelatih tunggal putra utama Pelatnas PBSI, menggantikan Mulyo Handoyo. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com) - Image

Indra Wijaya kini menjadi pelatih tunggal putra utama Pelatnas PBSI, menggantikan Mulyo Handoyo. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)

JawaPos.com - Indra Wijaya ditunjuk oleh PP PBSI untuk menggantikan posisi Mulyo Handoyo sebagai pelatih tunggal putra utama Pelatnas PBSI. Pelatih berusia 51 tahun itu mengaku tertantang membantu Jonatan Christie dan lainnya konsisten di level atas.

Indra Wijaya diumumkan sebagai pelatih tunggal putra utama Pelatnas PBSI pada pekan lalu. Dia menggantikan Mulyo Handoyo, yang kini tak lagi rangkap dan fokus menjadi koordinator pelatih karena alasan kesehatan.

Mantan pelatih tunggal putri utama Pelatnas itu mengakui jabatan baru itu diterimanya secara mendadak. Indra baru dikasih tahu saat libur Lebaran 2025 dan pekan ini jadi minggu pertamanya menangani tunggal putra utama.

'Iya kan dari minggu lalu, mulai ada pergeseran. Saya dipercaya untuk menggantikan Pak Mulyo di tunggal putra utama," kata Indra ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Rabu (16/4)

"Jadi saya juga baru tahu pas liburan lebaran kemarin. Yang terlintas di pikiran saya ya tantangan, ya semangat," tambahnya.

Tantangan yang dimaksud Indra adalah karena dia sebelumnya merupakan pelatih kepala tunggal putra pratama. Tapi kini dia menjadi pelatih untuk tim utama, yang merupakan andalan-andalan Indonesia. Mulai dari Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Chico Aura Dwi Wardoyo, Alwi Farhan, hingga Moh Zaki Ubaidillah.

Selain itu, tunggal putra utama Pelatnas sekarang juga sedang dalam tren kurang meyakinkan. Jonatan masih belum menemui kata konsisten, Ginting diterpa cedera, Chico tak kunjung bangkit, serta Alwi dan Ubed -sapaan Zaki Ubaidillah- baru merangkak ke level atas.

Indra Wijaya pun semangat untuk melanjutkan tongkat estafet yang diberikan Mulyo Handoyo. "Ya sekarang saya punya kerja lah untuk itu, perlu proses lah. Kita harus mau nggak mau sabar dalam arti kita juga berproses, gitu ya karena nggak bisa juga apapun juga dalam olahraga tuh instan tuh udah nggak mungkin aja," katanya.

Eks pelatih Gregoria Mariska Tunjung itu tak menampik akan ada perbedaan dalam melatih, ketimbang Mulyo. Namun tak signifikan dan menilai hal itu sebagai sesuatu yang normal.

"Ya hampir sama lah kita juga sama tujuan pelatihan yang sama mungkin ada sedikit-sedikit perbedaan itu pasti karena apapun juga setiap pelatih punya style-nya masing-masing gitu ya. Semuanya pastinya untuk kebaikan anak-anak," terang Indra.

Menurut Indra Wijaya, dia punya cara dan gaya sendiri dalam melatih. Termasuk dalam hal melakukan pendekatan kepada atlet yang akan ditangani nantinya.

"Kalau saya sendiri, mungkin dia punya cara sendiri, ya pendekatan-pendekatan anak-anak komunikasi kita lebih dekatlah gitu ya, macem macem lah. Sebisa mungkin kita lebih deket lah," jelasnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore