
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie bertanding melawan tunggal putra Thailand Kunlavut Vitidsarn pada final Daihatsu Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (26/1/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) akhirnya mengumumkan daftar skuad Indonesia untuk Piala Sudirman 2025. Banyak nama yang cukup mencuri perhatian seperti pemain remaja 17 tahun hingga pasangan non Pelatnas PBSI.
Piala Sudirman 2025 tinggal hitungan hari. Lambang supremasi bulu tangkis beregu campuran itu dijadwalkan berlangsung di Gymnasium Fenghuang, Xiamen, Tiongkok pada 25 April hingga 4 Mei mendatang.
Tim Indonesia yang lolos sebagai juara Badminton Asia Mixed Team Championships (BAMTC) 2025, menempati unggulan kedua. Skuad Merah Putih tergabung di grup D Piala Sudirman 2025 bersama dengan Denmark, India, dan Inggris.
Sebelas hari jelang penyelenggaraan, PBSI pun akhirnya mengumumkan skuad Indonesia. Nama-nama andalan seperti Jonatan Christie, Gregoria Mariska Tunjung, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
Namun, PBSI juga memanggil sejumlah pemain yang cukup menyita perhatian. Dua di antaranya dari sektor tunggal putra, yakni Alwi Farhan yang tampil apik di BAMTC 2025 dan Moh Zaki Ubaidillah yang masih berusia 17 tahun.
Mereka dipercaya masuk skuad untuk mendampingi Jonatan Christie. Kemudian di tunggal putri, PBSI menyertakan Putri Kusuma Wardani untuk menemani Gregoria Mariska.
Eng Hian selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, menjelaskan, pemanggilan ketiga pemain itu diharapkan bisa jadi pendamping yang baik dan mereka dapat menimba pengalaman sebanyak mungkin di pertandingan beregu.
“Melihat progres dan prestasi ketiga pemain tunggal ini, saya merasa sudah saatnya untuk mereka masuk ke dalam skuad Piala Sudirman," kata Eng Hian dalam keterangan resmi PP PBSI.
"Ini juga merupakan proses regenerasi untuk sektor tunggal putra dan putri sekaligus mengasah mental mereka di kejuaraan beregu,” tambahnya.
Sementara di sektor ganda putra, PBSI menyertakan tiga pasangan. Yakni Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sebagai ganda pertama dan didampingi oleh Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin dan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.
Tak ada nama Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi dalam skuad. Duet non Pelatnas PBSI itu tak dipanggil padahal saat ini menempati nomor delapan dunia.
Kemudian di ganda putri, ada Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Lanny Tria Mayasari. Khusus Fadia, dia juga akan tampil rangkap di sektor ganda campuran bersama Dejan Ferdinansyah.
Nantinya Dejan/Fadia bisa jadi opsi dari sektor ganda campuran, selain Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja.
Pemanggilan Rehan/Gloria terbilang menarik karena mereka adalah duet baru dan bukan pemain Pelatnas PBSI. Namun pasangan binaan PB Djarum Kudus itu langsung nyetel dengan back-to-back runner-up German Open 2025 dan Orleans Masters 2025.
"Sedangkan untuk sektor ganda campuran Rehan/Gloria cukup berpengalaman di pertandingan beregu. Di samping itu, Gloria juga mempunyai alternatif dipasangkan dengan Rinov dan Dejan," terang Eng Hian.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
