
Megawati Hangestri pilih tinggalkan Red Sparks demi sang Ibu. (Media Red Sparks)
JawaPos.com — Megawati Hangestri Pertiwi resmi dilepas Daejeon Red Sparks dan pulang ke Indonesia pada Rabu, 9 April 2025. Keputusan ini diambil setelah Mega memilih tak memperpanjang kontrak demi bermain di liga nasional dan menemani ibunya yang sedang sakit.
Perjalanan Mega di Korean V-League dimulai saat ia lolos seleksi kuota Asia pada 2023 lalu.
Bersama Red Sparks, ia langsung mencuri perhatian dengan membawa timnya menembus playoff musim 2023/2024 dan finis di peringkat ketiga.
Musim berikutnya, 2024/2025, Mega tampil jauh lebih cemerlang bersama skuad JungKwanJang.
Ia mengantarkan Red Sparks ke final playoff, mengalahkan Incheon Pink Spiders lewat drama lima laga dengan skor agregat 3-2.
Fakta pertama yang bikin publik voli Korea Selatan jatuh cinta adalah performa apiknya di lapangan.
Dijuluki "Megatron," ia jadi tumpuan tim dengan pukulan-pukulan keras yang kerap jadi penutup masalah di laga krusial.
Musim debutnya saja sudah cukup bikin fans terpukau dengan konsistensinya. Tapi di musim kedua, Mega membuktikan diri sebagai bintang sejati dengan membawa Red Sparks lebih jauh dari sebelumnya.
Bukan cuma soal skill, kepribadian Mega juga jadi magnet tersendiri bagi penggemar. Red Sparks menyebutnya sosok supel yang selalu bawa keceriaan, baik untuk rekan setim maupun suporter.
Fakta kedua adalah dedikasinya yang total, baik di dalam maupun luar lapangan. Sikap ramah dan hubungan baiknya dengan tim serta pelatih bikin ia disegani dan disayangi banyak pihak.
Agen Mega mengungkap alasan di balik kepulangannya ke Indonesia via Naver Sports. Ia rela tinggalkan V-League demi ibunya yang kesehatannya menurun, menunjukkan sisi humanis yang menyentuh hati.
“Mega sangat bahagia atas dua tahun yang ia habiskan di JungKwanJang, sehingga ingin memperbarui kontrak. Namun, kesehatan ibunya yang menurun membuatnya merelakan kesempatan bertahan di V-League karena rasa baktinya dan keinginan merawat ibunya,” ujarnya via Naver Sports.
Red Sparks pun tak tinggal diam atas kepergian pemain kesayangan mereka ini. Mereka beri tribut manis, sebut Mega lebih dari sekadar atlet hebat, tapi juga pribadi luar biasa yang sulit dilupakan.
Puji syukur dari tim juga mengalir deras lewat pernyataan resmi mereka.
“Mega adalah pemain yang berdedikasi, yang tak hanya memiliki performa terbaik, melainkan juga punya kepribadian yang baik, serta punya hubungan baik dengan semua pemain dan pelatih. Kami mendukung tantangan baru Mega dan berharap kami bisa bekerja sama lagi suatu hari nanti,” tulis Red Sparks.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
