
Red Sparks menelan kekalahan 2-3 dari Pink Spiders, setelah sempat unggul 2-0 pada leg kedua final Liga Voli Korea Selatan 2024/2025. (Dok: Instagram Red Sparks)
JawaPos.com - Kekalahan tragis dialami Megawati Hangestri Pertiwi dan Daejeon CheongKwanJang Red Sparks saat laga kedua final Liga Voli Korea Selatan 2025 kontra Incheon Heungkuk Life Insurance Pink Spiders. Pasukan Ko Hee-jin dipaksa kembali bertekuk lutut setelah kalah 2-3 (25-23, 25-18, 22-25, 12-25, 12-15), Rabu (2/4).
Dalam pertandingan yang berlangsung di Incheon Samsung World Gymnasium, Incheon, Korea Selatan, Red Sparks sebenarnya mampu unggul 2-0 terlebih dahulu dari Pink Spiders. Bahkan mereka nyaris meraih kemenangan dengan unggul dua angka di set ketiga.
Namun, situasi ketika berbalik karena Pink Spiders berhasil menikung dan merebut kemenagan pada set ketiga. Dua set berikutnya pun akhirnya dimenangkan oleh tuan rumah.
Jalannya Pertandingan
Kekalahan pada leg pertama seolah benar-benar menyetrum para pemain Red Sparks. Mereka langsung coba mendominasi dari awal set pertama. Terutama Bukilic yang sangat gahar di depan net. Spike-spike kerasnya sukses menghujam area pertahanan Pink Spiders.
Tapi Pink Spiders sebagai tuan rumah juga tak tinggal diam. Duet Kim Yeon Koung dan Tutku Burcu Yüzgenç juga tampil gahar sehingga pertandingan berlangsung sengit dari awal hingga akhir set pertama.
Namun, Pyo Seung-ju dan Megawati Hangestri yang membantu Vanja Bukilic dalam meraih poin membuat Red Sparks berhasil merebut set pertama dengan kemenangan 25-23.
Memasuki set kedua, Pink Spiders tersengat dan langsung coba mencuri keunggulan 7-4 lalu 11-8. Tapi Red Sparks dengan trio andalannya Megawati, Bukilic dan Seung-ju berhasil memyamakan kedudukan jadi 16-16, bahkan berbalik unggul 18-14.
Permainan Red Sparks pun semakin cair setelah keberhasilan menikung. Apalagi, Jung Ho-young beserta middle blocker lainnya juga cukup rapat dalam mengantisipasi spike-spike keras Pink Spiders. Red Sparks pun semakin nyaman dalam mendapatkan poin dan menang 25-18 untuk unggul 2-0.
Pertandingan kian sengit di set ketiga. Kedua tim saling berbalas serangan untuk dapat poin, meski Pink Spiders memegang kendali dengan kerap unggul hingga kedudukan 8-6. Namun Red Sparks tak membiarkan tuan rumah bermain nyaman.
Red Sparks sempat berbalik unggul 9-8 berkat quick Pyo Seung-ju. Jalannya pertandingan pun semakin ketat dan kedudukan sama kuat hingga 18-18.
Megawati Hangestri kemudian sempat membawa Red Sparks unggul 22-20. Tapi saat menyisakan tiga poin lagi menuju kemenangan, Pink Spiders berhasil bangkit.
Pink Spiders mampu membalikkan keadaan dengan meraih lima poin beruntun, sekaligus memenangkan set tiga dengan 22-25. Tuan rumah pun memaksa pertandingan berlanjut ke set empat.
Kehilangan set ketiga dan gagal memastikan kemenangan 3-0 tampaknya berpengaruh besar pada mental Red Sparks. Penampilan pasukan Ko Hee-jin mendadak drop. Serangan yang dibangun banyak gagal dan pertahanan mereka sangat rapuh.
Alhasil set empat jadi milik Pink Spiders dengan skor 25-12. Pertandingan kedua ini pun terpaksa dimainkan hingga set kelima alias set pentuan.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
