
Rehan Naufal Kusharjanto bersama dengan Gloria Emanuelle Widjaja gagal menjuarai German Open 2025. (Dok: PBSI/Badmintonphoto/Yang Shaochen)
JawaPos.com- Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, harus puas menjadi runner-up di ajang German Open 2025 setelah dikalahkan Robin Tabeling (Belanda) dan Alexandra Boje (Denmark) di partai final. Bertanding di Westenergie Sporthalle, Mulheim, Jerman, Minggu (2/3), Rehan/Gloria takluk dalam dua gim langsung dengan skor 17-21, 12-21.
Kekalahan ini membuat Indonesia harus pulang tanpa membawa gelar dari turnamen BWF Super 300 tersebut.
Memulai laga dengan cukup baik, Rehan/Gloria sempat tertinggal 2-5 sebelum berbalik unggul 7-5 lewat torehan lima poin beruntun. Namun, setelah kedudukan imbang 8-8, pasangan Belanda-Denmark mulai mengontrol permainan dan tak memberi kesempatan bagi Rehan/Gloria untuk bangkit. Mereka terus menjaga keunggulan hingga akhirnya menutup gim pertama dengan skor 17-21.
Pada gim kedua, dominasi Tabeling/Boje semakin terasa. Mereka unggul 11-8 di interval dan terus menekan pasangan Indonesia dengan permainan agresif. Rehan/Gloria kesulitan keluar dari tekanan dan akhirnya harus menyerah dengan skor 12-21 setelah bertanding selama 39 menit.
Meskipun gagal membawa pulang gelar, pencapaian di German Open 2025 menjadi modal berharga bagi Rehan/Gloria yang baru berpasangan sejak awal tahun ini. Mereka sebelumnya juga tampil di Thailand Masters 2025, namun hanya mencapai babak kedua setelah dikalahkan rekan senegara, Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Rehan mengakui bahwa dirinya masih mengalami kendala mental saat tampil di final.
"Lawan bermain sangat rapi dan kami kesulitan keluar dari tekanan mereka. Selain itu, saya merasa tegang karena sudah lama tidak bermain di partai final, sehingga sedikit mengganggu penampilan saya," ungkapnya.
Meskipun begitu, Rehan tetap bersyukur atas pencapaian ini dan menjadikannya sebagai batu loncatan untuk turnamen selanjutnya.
"Saya senang bisa kembali ke final, tetapi ini baru awal. Kami harus terus bekerja keras dan mengejar kemenangan," tambahnya.
Indonesia mengirimkan delapan wakil ke turnamen ini, namun hanya Rehan/Gloria yang mampu mencapai babak final. Sayangnya, tujuh wakil lainnya harus tersingkir lebih awal, membuat Indonesia gagal meraih gelar juara di turnamen BWF Super 300 ini.
Setelah German Open 2025, Rehan/Gloria akan melanjutkan tur Eropa dengan tampil di Orleans Masters 2025 yang digelar pada 4-9 Maret di Palais des Sports, Orleans, Prancis. Mereka berharap dapat tampil lebih baik dan membawa pulang gelar dari turnamen tersebut.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
