Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Januari 2025 | 01.28 WIB

Mengenal Kimi Antonelli, Rookie yang Akan Bergabung Formula 1 2025

Kimi Antonelli. (Formula 1) - Image

Kimi Antonelli. (Formula 1)

JawaPos.com–Kimi Antonelli, merupakan pembalap muda berusia 18 tahun yang dikonfirmasi akan mengisi kursi kosong tim Mercedes pada musim 2025. Dia menggantikan Lewis Hamilton yang sudah tujuh kali menjadi juara dunia Formula 1.

Kimi lahir pada 25 Agustus 2006 di Bologna, Italia. Sejak kecil, dia sudah menunjukkan banyak ketertarikan terhadap balapan mobil. Berbagai kejuaraan balapan junior dan karting menjadi suatu bekal dalam mengasah kemampuan Kimi kecil. Dan karena dedikasinya ini, performanya mencuri banyak perhatian.

Ayah Kimi, Marco juga merupakan seorang mantan pembalap yang saat ini mengelola tim balap motor miliknya, Antonelli Motorsport. Hal ini menjadikan Kimi memiliki dedikasi yang kuat dan dukungan yang penuh untuk perjalanan karirnya menjadi seorang pembalap.

Sebelumnya, Kimi bergabung dengan Junior Program Mercedes pada 2019 dan banyak meraih kemenangan. Pada debut karirnya, Kimi telah mendapatkan empat gelar pada Formula 4 UEA Abu Dhabi (Januari 2022), Juara F4 Italia & Formula 4 ADAC (2022), Formula Regional European Championship by Alpine (2023), dan Formula Regional Middle East Championship (2023).

Kimi saat ini tengah menjalani debutnya sebagai pembalap di Formula 2 dengan tim Prema Racing. Kepindahan Kimi ke Formula 2 bersama Prema membawanya memenangkan balapan pertama di Sprin Race Silverstone serta memenangkan balapan keduanya di Hungaria. Hal ini menjadikan dirinya sebagai pemenang termuda dalam sejarah seri Formula 2.

Dengan berbagai prestasi muda yang Kimi dapatkan membuat Tim Mercedes menegaskan bahwa performa Kimi pada pengalaman-pengalaman sebelumya serta hasil tes dengan mobil Formula 1 sudah cukup untuk menjadikannya sebagai line-up tim dengan julukan Silver Arrows tersebut.

Bergabungnya Kimi dengan Tim Mercedes diketahui menjadi suatu perbedaan yang signifikan bagi pembalap-pembalap dalam tim ini sebelumnya yang bergabung dalam usia matang, seperti pembalap legendaris Karl Kling dan Juan Manuel Fangio. Perjalanan karir Kimi menjadi suatu prestasi terbaik sesudah Max Verstappen dari Red Bull. Karena karirnya melesat di usia yang tergolong cukup muda untuk langsung bergabung dengan tim papan atas.

Keputusan Mercedes untuk merekrut Kimi juga dipengaruhi dari faktor masa depan dengan jangka panjang dari tim. Mengingat, beberapa pembalap senior memiliki potensi berada pada fase akhir karir mereka. Sehingga, dengan prestasi Kimi yang telah ditunjukkan dalam kecepatan, kematangan, dan kemampuan beradaptasi, menjadi salah satu faktor Mercedes menarik Kimi.

Kimi telah melakukan debut latihan bebasnya di Formula 1 pada Grand Prix Italia 2024 yang lalu dan sempat mengalami kecelakaan 10 menit setelah sesi latihan pertama yang menyebabkan dikibarkan bendera merah karena sempat menghancurkan mobil George Russell. Namun, hal ini dianggap menjadi suatu hal yang wajar bagi Lewis Hamilton. Dan ini akan menjadi pembelajaran yang wajar bagi seorang pembalap muda.

Kimi diyakini memiliki potensi yang cukup besar dalam menjadi bintang di Formula 1. Ditambah dengan adanya dukungan Mercedes yang menjadi salah satu tim besar di Formula 1 yang akan menambah peluang dirinya untuk meraih berbagai kemenangan.

Kehadiran Kimi juga menjadi inspirasi bagi pembalap muda lainnya, karena saat ini Kimi akan menjadi pembalap termuda ketiga setelah Max Verstappen dan Lance Stroll yang memulai debut dengan Formula 1 di usia muda.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore