
Tikungan 6 Sirkuit Monte Carlo yang dikenal dengan Grand Hotel Hairpin. (planetf1.com)
JawaPos.com - Monaco Grand Prix adalah salah satu permata mahkota dalam ajang balap Formula 1, balapan ini adalah hasil dari kolaborasi antara sejarah, tantangan teknis dan kemewahan tanpa tanding.
Balapan ini digelar di sirkuit jalan raya Monte Carlo yang ikonik, Monaco Grand Prix ini telah menjadi simbol prestise dan daya tarik motorsport sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 1929.
Lintasan sempit, tidak ada runoff area, tikungan tajam dan dinding pembatas yang sangat dekat dengan trek akan menghukum siapapun yang tidak fokus.
Monaco Grand Prix tidak hanya menguji kecepatan mobil tetapi juga keterampilan, ketenangan, dan keberanian pembalap dalam melakukan aksi overtake.
Monaco Grand Prix merupakan salah satu balapan tertua yang ada di kalender Formula 1 bahkan dalam sejarah motorsport. Balapan ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 1929.
Mengapa ikonik? Karena balapan ini merupakan satu dari tiga balapan yang menjadi Triple Crown of Motorsport bersama Indy 500 dan 24 Hours of Le Mans.
Sirkuit Monte Carlo ini memiliki panjang hanya 3,337 km saja, ini menjadikannya salah satu yang terpendek dalam kalender Formula 1.
Sirkuit yang pendek juga membuat waktu satu putarannya lebih cepat sehingga memiliki putaran dalam satu balapan mencapai 78 putaran.
Memiliki 19 tikungan tajam, trek sempit dan dinding pembatas yang dekat dengan trek membuat pembalap harus memiliki keterampilan dan keberanian saat menyalip.
Posisi di dalam lintasan adalah harga mati yang harus dipertahankan pembalap, maka dari itu hasil kualifikasi sangat krusial dalam hal ini. Selain itu, strategi pit stop yang sesuai dan matang merupakan kunci kemenangan dalam Monaco Grand Prix.
Ayrtonn Senna merupakan Raja Monaco dengan enam kemenangan yang diraihnya di sirkuit ini, enam kemenangan tersebut diraih pada musim 1987 bersama Lotus sedangkan 1989, 1990, 1991, 1992 dan 1993 bersama McLaren.
Monaco Grand Prix yang diadakan di Monte Carlo merupakan simbol dari kemewahan, karena banyak sekali kapal pesiar mewah yang bersandar di pelabuhan untuk menonton balapan ini.
Selebritas-selebritas dunia juga sering menonton balapan secara langsung di sirkuit ini. Selain itu, landmark seperti Casino de Monte Carlo, pelabuhan yang berisikan yacht mewah dan Hotel de Paris merupakan kemewahan dari sirkuit ini.
Tradisi unik juga ada di sirkuit ini, piala kemenangan pada balapan ini diserahkan secara langsung oleh Pangeran Monaco, Albert II.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
