Pebulutangkis ganda putra Hendra Setiawan mengaku sudah mulai sering diprotes anaknya karena kerap kalah. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Hendra Setiawan membagikan cerita lucu dalam menjalani karier di usia yang tidak muda lagi dan mendapatkan hasil negatif. Pebulutangkis ganda putra Indonesia itu mengaku sering diprotes anaknya karena sekarang sudah jarang menang.
Usia Hendra Setiawan memang sudah memasuki usia ke-40 pada 25 Agustus lalu. Tapi bersama dengan partner-nya Mohammad Ahsan, dia masih aktif mengikuti rangkaian turnamen BWF World Tour elite seperti Japan Open 2024 (Super 750), Hongkong Open 2024 (S500), China Open 2024 (S1000).
Tapi hasil yang diraih The Daddies -julukan Ahsan/Hendra terbilang memprihatinkan. Mereka selalu kandas di babak pertama alias 32 besar dalam tiga turnamen yang diikuti pasca Olimpiade Paris 2024 tersebut.
Kekalahan demi kekalahan itu ternyata membuat masa depan Hendra Setiawan menjadi tanda tanya. Sampai saat ini dia belum mengetahui apakah segera pensiun atau lanjut berkarier tahun depan.
Selain itu, Hendra Setiawan juga kini sudah dapat 'masalah' di internal atau keluarganya. Dia jadi sering diprotes oleh anak-anaknya Richard Heinrich Setiawan, Richelle Hillary Setiawan, dan Rusell Howard Setiawan.
"Sebenarnya kalau istri terserah saya aja sih, kalau masih mau main ya silakan. Kalau anak mulai komplain ditinggal terus. Sering nanya 'kok kalah? kok kalah lagi?' Ya di situ sebenernya saya penginnya ada hasil lah. Jadi 'eh papa menang' habis komplain terus," kata Hendra sambil tertawa saat ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Rabu (25/9).
Hendra Setiawan sendiri masih belum tahu masa depannya. Dia baru akan memikirkannya setelah periode turnamen 2024 beres pada November nanti. Setelah itu, baru dia akan berbicara dengan keluarga perihal masa depannya.
Nah sampai ke November, The Daddies berencana mengikuti tiga hingga empat turnamen lagi. Dua di antaranya adalah tur Eropa, yakni Arctic Open 2024 (8-13 Oktober) dan Denmark Open 2024 (15-20 Oktober).
Setelah itu masih ada dua turnamen BWF World Tour S500 ke atas yang akan digelar. Yakni Kumamoto Japan Masters 2024 (12-17 November) dan China Masters 2024 (19-24 November). "Nanti Japan Masters belum tau sih mau berangkat atau enggak," ucapnya.
"Jadi, saya sih penginnya sampai November dulu lah, habisin turnamen. Kan China Masters terakhir, habis itu baru mikir ke depannya gimana," imbuh pria yang akrab disapa Koh Hendra ini.
Nah dari tiga atau empat turnamen tersebut, Hendra Setiawan menargetkan bisa mendapatkan hasil bagus dengan minimal mencapai semifinal. "Ya penginnya sih dapet satu hasil yang bagus aja deh, cukup lah buat saya," ungkapnua.
"Ya kita tau persaingannya kan susah sekarang. Semifinalini aja udah cukup buat saya sih, itu realistis lah di satu turnamen. Kalau bisa di Denmark Open atau China Masters," tambah Hendra Setiawan
Diakui Hendra Setiawan, aktif berkarier di usia 40 tahun tidaklah mudah. Kendala terbesar dia adalah kesulitan untuk bisa pulih 100 perseb. Terutama pada saat latihan, di mana dia kini sudah tak bisa lagi berlatih secara penih pagi dan sore.
"Jadi, dulu biasanya pagi latihan capek, sore udah siap lagi. Ini ya mungkin butuh satu hari. Jadi, ya mungkin sekarang nggak 100 persen saya latihan, cuma 70-80 persen itu udah cukup, yang penting stabil," terangnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
