
Sean O’Malley ingin jadi yang terbesar di UFC menggeser nama Conor McGregor. (Instagram/@sugasean)
JawaPos.com — Petarung UFC yang penuh kontroversi, Sean O’Malley, kembali membuat pernyataan mengejutkan menjelang pertarungannya di UFC 306. Dalam ajang yang akan digelar Sabtu, 14 September 2024, di The Sphere, Las Vegas, O’Malley akan mempertahankan sabuk juara kelas bantamnya melawan Merab Dvalishvili.
Namun, fokus O’Malley tidak hanya pada lawan yang ada di depannya, tetapi juga pada ambisinya untuk menjadi bintang terbesar di UFC, menggantikan status ikonik yang selama ini dipegang oleh Conor McGregor.
Sean ‘Suga’ O’Malley bukan nama baru dalam daftar petarung yang senang mencuri perhatian. Baik dari gaya hidup, penampilan flamboyan, hingga komentar-komentar tajamnya, O’Malley tak jarang menjadi sorotan.
Tak terkecuali kali ini. Dalam sesi media day UFC 306, petarung asal Amerika Serikat tersebut mengungkapkan bahwa dirinya semakin dekat untuk mengambil alih status ‘bintang nomor 1’ UFC yang saat ini masih dipegang oleh McGregor.
Menurutnya, posisi McGregor sebagai petarung teratas dalam organisasi tersebut hanya tinggal menunggu waktu sebelum diambil alih.
“Saya semakin dekat untuk menjadi bintang terbesar di UFC,” kata O’Malley dengan percaya diri dikutip dari Terra. “Conor (McGregor) baru saja bertarung dengan hebat, tapi pertanyaannya tetap, apakah dia akan kembali? Bisakah dia mengalahkan Michael Chandler?” lanjutnya.
O’Malley tak segan menyebut bahwa status McGregor bisa terguncang jika petarung asal Irlandia tersebut tidak bisa mempertahankan performanya di Octagon.
Nama Conor McGregor tentu sudah identik dengan UFC. Petarung yang dijuluki ‘The Notorious’ ini adalah salah satu ikon terbesar dalam sejarah seni bela diri campuran (MMA). McGregor tidak hanya dikenal karena kehebatannya di dalam Octagon, tetapi juga karena kemampuannya menghibur penonton dengan gaya bicara yang provokatif dan penuh percaya diri.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, karier McGregor tidak lagi semoncer sebelumnya. Rentetan kekalahan dan absennya dari pertarungan akibat cedera membuat banyak orang mulai mempertanyakan apakah McGregor masih layak disebut bintang terbesar UFC.
Bagi O’Malley, momen itu sudah semakin dekat. “Jika Conor kalah lagi, maka itu akan menjadi kekalahan keenamnya. Suatu saat ini akan berhenti. Itu akan menjadi ujian apakah dia masih seorang bintang. Tapi jika dia kalah, saya percaya bahwa saya akan menjadi ‘pria’ nomor 1 di UFC,” ujarnya dengan nada penuh keyakinan.
Ambisi O’Malley memang tidak main-main. Meski dikenal sebagai petarung yang kontroversial, O’Malley merasa bahwa dirinya telah melakukan lebih banyak hal di dalam Octagon dibandingkan dengan McGregor. Petarung dengan julukan ‘Suga’ ini menegaskan bahwa meski McGregor pandai berbicara dan memanfaatkan mikrofon untuk mencuri perhatian, O’Malley lebih fokus pada apa yang bisa dia lakukan di dalam arena pertarungan.
“Conor memang luar biasa dengan kata-katanya, dia sangat pandai dalam hal itu. Dia telah tampil bagus di beberapa kesempatan, tapi saya lebih solid. Saya akan terus bertarung dan membuktikan bahwa saya adalah yang terbaik,” jelas O’Malley, menegaskan perbedaan antara dirinya dan McGregor.
Jika dilihat dari sejarah perjalanan karier O’Malley, dia memang bukan petarung biasa. Penampilannya yang selalu mencuri perhatian dengan gaya nyentrik, rambut warna-warni, serta seringnya melakukan “trash talk” di luar ring membuatnya selalu menjadi pusat perhatian.
Namun, yang membedakan O’Malley dari banyak petarung lainnya adalah kemampuannya untuk mendukung ucapannya dengan aksi nyata di dalam Octagon. Rekornya yang mengesankan di kelas bantam menjadi bukti bahwa dia bukan sekadar petarung penuh omongan belaka.
Sementara itu, lawan yang akan dihadapi O’Malley di UFC 306, Merab Dvalishvili, bukanlah petarung yang bisa dianggap remeh. Dvalishvili dikenal sebagai petarung dengan stamina luar biasa dan gaya bertarung yang agresif. Namun, bagi O’Malley, kemenangan atas Dvalishvili hanyalah langkah awal menuju ambisinya yang lebih besar, yaitu menjadi bintang terbesar UFC.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
