
golfer-golfer Jatim latihan bersama Benita Y Kasiadi (paling kanan) di Taman Dayu Golf Club & Resort, Pasuruan. (Narendra Prasetya/Jawa Pos)
JawaPos.com–Golfer-golfer yang bakal memperkuat Jatim saat Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumut sudah menuntaskan pelatihan bersama golfer pro nasional Benita Y. Kasiadi.
Benny terakhir melatih Alvi Novita dkk di Taman Dayu Golf Club & Resort, Selasa (20/8). Selama sesi latihan tersebut Benny mensimulasikan dengan kondisi dari Royal Sumatera Golf Course, Medan, sebagai venue cabor golf dalam PON 2024.
’’Kami memberikan pelatihan ini bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga lebih ke dalam management course,’’ sebut Benny.
Kebetulan Benny sudah sering bermain golf di Royal Sumatera. Termasuk setelah memberi pelatihan ke golfer-golfer Jatim, Benny pun terbang ke Medan melatih golfer-golfer tuan rumah Sumut.
’’Mulai dari kondisi lapangan dan karakter rumput, semua sudah saya share ke mereka (golfer-golfer Jatim),’’ sambung Benita Y. Kasiadi, putra salah seorang golfer legendaris Indonesia, Kasiadi.
Bukan hanya dari kondisi lapangan, rumput, dan green, Benny juga memberi pandangan kepada golfer-golfer Jatim dari sisi nonteknis. Termasuk cuaca sampai asupan makanan di sana.
Benny pun berpesan kepada golfer-golfer Jatim untuk meningkatkan kondisi fisik. ’’Golf tidak hanya teknis dan strategi. Tetapi, juga harus ditunjang dari fisik yang bagus. Karena di sana akan main dalam tujuh hari beruntun,’’ tutur Benita Y. Kasiadi.
Novi juga pernah bermain di Royal Sumatera dua tahun lalu. Menurut dia, one on one training dengan Benny sudah banyak memberinya masukan yang lebih detail.
’’Dari sini saya bisa memperbaiki detail kecil yang membuat perbedaan dalam permainan,’’ beber Novi.
Senada dengan Novi, golfer Jatim lainnya Achmad Fani Nazaruddin pernah turun di Royal Sumatera. Dia mengakui, kontur green di Royal Sumatera lumayan sloppy. Lalu, green juga sedikit keras. Kali terakhir main di sana, bola sering nancap di fairway.
Fani menyebut, dari pengarahan Benny selama sesi latihan, dia sudah mengalami banyak peningkatan. ’’Terutama dari sisi management course, gameplan, dan teknik dari variasi short game,’’ tegas Fani, golfer asli Pasuruan tersebut.
Selain Novi dan Fani, pelatihan tersebut diikuti empat golfer lain. Dua golfer dari skuad inti, Nathan Christopher Widjaya dan Jonathan Manuel Wijanto. Dua lainnya dari golfer cadangan, Brillian Elang Sena Mahagiri dan Farah Anabel Xaviera Lesmana. Satu golfer utama lainnya, William Justin Wijaya berhalangan karena mengikuti Asian Development Tour (ADT).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
