Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Juli 2024 | 18.46 WIB

Berapa Jumlah Pelari di Indonesia? Data Garmin Menyebut Ada Peningkatan Tiga Kali Lipat Pada 2024

Pelari yang tergabung pada Garmin Running Club. Data Garmin Indonesia menyebut pelari aktif di Indonesia ada 80 ribu. (Garmin untuk JawaPos.com) - Image

Pelari yang tergabung pada Garmin Running Club. Data Garmin Indonesia menyebut pelari aktif di Indonesia ada 80 ribu. (Garmin untuk JawaPos.com)

JawaPos.com – Tren olahraga lari di Indonesia terus menunjukkan perkembangan pesat, menjadi salah satu aktivitas yang semakin diminati oleh berbagai kalangan. Berdasarkan data terbaru dari Garmin, jumlah pelari di Indonesia telah mengalami peningkatan sebesar tiga kali lipat pada 2024 dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada Senin (8/7),. Garmin Indonesia merilis data yang didapat dari aplikasi Garmin Connect. Disebutkan bahwa pada Mei 2024, lebih dari 80 ribu pengguna aktif berlari di Indonesia. Angka ini melonjak signifikan dibandingkan Mei tahun sebelumnya yang hanya mencatat sekitar 35 ribu pelari.

Lonjakan ini mencerminkan minat yang semakin tinggi terhadap gaya hidup sehat dan kebugaran, serta semakin banyaknya event dan komunitas lari yang bermunculan di berbagai kota besar di Indonesia.

Grafik dari Garmin Connect menunjukkan peningkatan signifikan jumlah pelari dari Januari hingga Mei 2024 dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023. Pada Januari 2024, terdapat 56.463 pelari, meningkat dari 25.692 pelari di Januari 2023.

Tren ini terus berlanjut pada Februari dengan 60.860 pelari pada 2024 dibandingkan 25.948 pada 2023, dan seterusnya hingga puncaknya pada Mei dengan 80.490 pelari di 2024 dibandingkan 35.696 pada 2023.

Tren ini juga menunjukkan bagaimana lari telah menjadi bagian penting dari gaya hidup masyarakat urban, yang tidak hanya mencari manfaat kesehatan tetapi juga keseimbangan hidup.

Teknologi seperti smartwatch memainkan peran penting dalam mendukung aktivitas lari ini. Dengan menyediakan fitur-fitur yang membantu pelari memonitor performa mereka, seperti detak jantung, jumlah langkah, dan jarak tempuh.

Menurut data Garmin, pelari yang rutin berlari hingga 16 kilometer per minggu menunjukkan peningkatan dalam kualitas tidur mereka, dengan skor tidur rata-rata sebesar 72 dari 100.

Hal ini menunjukkan bahwa lari tidak hanya bermanfaat untuk kebugaran fisik, tetapi juga memiliki dampak positif terhadap kualitas tidur, yang penting untuk pemulihan dan kesehatan secara keseluruhan.

Dengan semakin tingginya kesadaran akan pentingnya kesehatan dan kebugaran, serta dukungan teknologi yang terus berkembang, lari di Indonesia diprediksi akan terus menjadi tren yang digemari banyak orang.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore