
Menpora Dito Ariotedjo (tengah) usai menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (3/7). Dito menepis mundurnya AWBG 2023 akibat dana tak cair dari pemerintah.
JawaPos.com – Menpora Dito Ariotedjo menyesali keputusan mundurnya Bali sebagai tuan rumah ANOC World Beach Games (AWBG) 2023, namun menpora membantah pengunduran diri itu terkait dana yang tak cair dari pemerintah.
ANOC sebelumnya mengumumkan pengunduran Bali selaku tuan rumah AWBG 2023. Mereka melakukan itu setelah Komite Olimpiade Indonesia membeberkan alasan anggaran dari pemerintah tak kunjung cair.
Fakta itu pula yang membuat mereka terpaksa membuat keputusan tersebut. Multievent itu sejatinya akan digelar di Pulau Dewata pada 5-12 Agustus 2023. Akan tetapi, mempora membantah kabar tersebut. "Tidak benar (masalah anggaran yang tidak turun dari pemerintah)," kata Dito, Rabu (5/7).
Menurut Dito, pemerintah selalu mendukung event internasional, termasuk AWBG 2023. Multievent itu dipercaya dapat meningkatkan gairah ekonomi lokal pasca pandemi COVID-19.
"Pemerintah sedari awal dilaporkan NOC Indonesia akan menjadi tuan rumah, langsung meminta NOC Indonesia agar melakukan perencanaan dan persiapan seefektif dan efisien mungkin. Karena memang NOC Indonesia yang mengajukan Bali sebagai tuan rumah," ungkapnya.
"Dalam menyusun perencanaan, Kemenpora melakukan asistensi bersama BPKP dan DJA Kemenkeu agar menghasilkan rencana anggaran yang sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku."
"Dalam periode yang tidak berbeda jauh, Indonesia juga menjadi tuan rumah Piala Dunia Bola Basket bersama Jepang dan Filipina, memang persiapan tuan rumah Piala Dunia Bola Basket sudah lebih dari dua tahun sehingga lebih matang," ungkap menpora.
"Khususnya dalam hal anggaran, Kemenpora dalam review awal proposal pada Februari 2023, sebelum saya menjabat, memang terjadi gap yang sangat jauh dari pengajuan hampir 1 triliun dan hasil review sebesar 221 miliar. Saat saya mulai menjabat dilakukan review ulang bersama BPKP dan DJA, sehingga menghasilkan angka 446 miliar."
"Sekali lagi, mewakili pemerintah, Kemenpora sangat menyayangkan pembatalan event ini. Namun, kami juga memastikan sangat siap dalam menyambut event-event internasional ke depan seperti Piala Dunia Bola Basket FIBA, dan Piala Dunia U-17," tegasnya.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
