
Bagas/Fikri. (Dok. PBSI)
JawaPos.com – Timnas bulu tangkis Indonesia harus puas membawa pulang satu titel runner-up dari ajang BWF Super 500 Thailand Open 2023 di Bangkok, Minggu (4/6).
Hasil tersebut dipersembahkan ganda putra Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri yang kalah di tangan pasangan Liang Wei Keng/Wang Chang asal Tongkok.
Bagas/Fikri menuntaskan pertandingan babak final kontra Liang/Wang dengan dua gim langsung 10-21, 15-21 dalam laga selama 27 menit.
Bagas/Fikri berada dalam tekanan sejak gim pertama. Duet Indonesia itu hanya bisa bersaing hingga skor 3-5, karena setelahnya mereka tertinggal delapan poin beruntun.
Pasangan Liang/Wang mengontrol permainan lewat servis yang mereka mainkan pada awal reli. Pasangan Tiongkok itu memaksa Bagas/Fikri untuk bermain lob atau mengangkat kok.
Pengembalian tinggi dari Bagas/Fikri menjadi umpan mudah bagi Liang/Wang untuk menciptakan smes atau pukulan menyilang yang sulit untuk dihadang.
Tak hanya itu, akibat berada dalam tekanan, permainan Bagas/Fikri menjadi tidak nyaman sehingga mereka kesulitan mengontrol pukulan. Pengembalian mereka pun kerap keluar lapangan sehingga memberikan keuntungan bagi lawan.
Kesulitan kembali dialami pasangan peringkat ke-14 itu pada gim kedua. Pergantian posisi lapangan rupanya tak mempermudah langkah Bagas/Fikri untuk memperbaiki hasil dari gim pembuka.
Pada awal gim kedua, Liang/Wang mencoba bermain aman dan membangun pertahanan dari zona depan.
Rupanya strategi tersebut tak diantisipasi oleh Bagas/Fikri yang tetap bermain ngotot dan berusaha menekan.
Sayangnya, usaha Bagas/Fikri tak membuahkan hasil dan membuat unggulan ketiga Liang/Wang bermain nyaman karena hanya memberikan pengembalian.
Seusai interval, serangan Bagas/Fikri justru mengendur yang kemudian terbaca oleh lawan. Liang/Wang pun kembali bermain agresif seperti gim pertama dan memaksa Bagas/Fikri untuk mengangkat pukulan atau lob.
Dalam posisi tertekan, Bagas/Fikri menjadi bulan-bulanan pasangan peringkat keenam itu dan mempertebal selisih poin menjadi 10-17.
Serangan bertubi-tubi yang diterima Bagas/Fikri membuat mereka tak bisa berkutik hingga akhirnya harus menyerahkan gelar juara kepada Liang/Wang setelah berjuang selama 27 menit.
Dengan hasil itu, Skuad Merah Putih gagal membawa satu gelar juara dan harus puas memboyong satu posisi runner-up dari nomor ganda putra.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
