Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 April 2023 | 17.26 WIB

BaKri Kandas karena Terlambat Panas

 

Bagas/Fikri saat tampil di final Thailand Open. Mereka kini menembus semifinal French Open 2023.

JawaPos.com Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri masih harus menunggu untuk mengakhiri paceklik gelar juara yang sudah setahun lebih tak dirasakan.

Tadi malam (9/4) pasangan berakronim BaKri itu harus mengakui keunggulan duo Tiongkok Chen Bo Yang/Liu Yi. BaKri kalah dua game langsung (19-21, 17-21) di partai final Orleans Masters yang berlangsung di Palais des Sport, Orleans.

Di laga final ini, BaKri bisa dikatakan terlambat panas dan selalu tertekan oleh lawan. Pada set pertama, misalnya. BaKri selalu tertinggal. Mulai 1-5, 3-9, 7-11, 12-16.

Momentum didapat saat berhasil menyamakan kedudukan menjadi 18-18. Namun, mereka kembali tertinggal menjadi 18-20 dan 19-21. Kekalahan pada set pertama ini begitu menyesakkan lantaran poin kemenangan lawan didapat dari serve Bagas yang tidak sampai.

Pada set kedua permainan mulai berubah. BaKri lebih banyak memimpin poin. Mulai dari 5-3, 7-4. Kembali lagi. Setelah ini, kesalahan-kesalahan sendiri banyak dilakukan. Akibatnya, mereka tersalip menjadi 10-11, 11-15, 13-17, 15-19, dan ditutup 17-21.

Fikri mengakui start saat melawan pasangan Negeri Tirai Bambu kurang bagus. Hal itu membuatnya tertekan dan lawan yang masih muda justru lebih percaya diri.

Ya, hasil yang begitu disesalkan BaKri. Sebab, momen untuk memutus puasa gelar sebetulnya terbuka lebar. Apalagi, lawan masih junior dan bahkan harus memulai Orleans Masters di babak kualifikasi dengan mengalahkan wakil tuan rumah Kenji Lovang/Leo Rossi (21-13, 21-16).

Sebelumnya di semifinal, BaKri justru bisa mengalahkan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dengan skor ketat (13-21, 21-18, 23-21).

Asisten pelatih ganda putra Aryono Miranat menyebutkan, latihan di pelatnas selalu memunculkan iklim kompetitif antar pasangan ganda putra yang memiliki enam pasangan top dunia.

’’Untuk Bagas/Fikri adalah fokus dan motivasi untuk menjadi juara yang masih bisa terus ditingkatkan,’’ ungkap Aryono.

Sementara itu, Fikri ke depan ingin bermain lebih lepas dan tanpa beban. ’’Mainnya seperti biasa seperti sebelum juara (All England),’’ ungkapnya.

Kendati demikian, berhasil meraih runner-up menjadi prestasi terbaik bagi BaKri sepanjang tur Eropa ini. Sebelumnya, pasangan ranking ke-15 dunia tersebut hanya sampai perempat final All England dan Swiss Open, serta harus terhenti di babak 16 besar Spain Masters pekan lalu. 

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore