Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Oktober 2022 | 01.23 WIB

Baru Berusia 15 Tahun dan 2 Pekan Gabung Tim, Langsung Jadi Top Scorer

Santi Juraidah, pevoli TNI AL saat bertanding  melawan tim Vita Solo pada pertandingan Livoli di GOR Tawangalun, Banyuwangi. FOTO: ANGGER BONDAN/JAWA POS - Image

Santi Juraidah, pevoli TNI AL saat bertanding melawan tim Vita Solo pada pertandingan Livoli di GOR Tawangalun, Banyuwangi. FOTO: ANGGER BONDAN/JAWA POS

JawaPos.com-Santi Juraidah baru menginjak usia 15 tahun pada 12 Agustus 2022 lalu. Di usianya yang masih sangat muda, dia sudah menjadi pendulang poin andalan tim Livoli Divisi Utama TNI-AL.

----Rizka Perdana Putra, Banyuwangi----

SANTI sempat nervous menjelang laga melawan Vita Solo Selasa (11/10) lalu. Maklum, itu adalah laga debutnya bersama TNI-AL. Dia juga baru bergabung dengan tim selama dua pekan.

Namun, seiring berjalannya laga, dara kelahiran Medan tersebut mulai menemukan ritme permainan. Satu dua spike yang dia lancarkan mampu menambah perbendaharaan poin TNI-AL. Total dalam laga tersebut Santi mencetak 17 poin. Itu catatan terbanyak dalam tim.

Pemain termuda di TNI-AL tersebut mampu mempertahankan performa di tiga laga berikutnya. Dia mencetak 21 poin lawan Surabaya Bank Jatim (12/10), 13 poin lawan Petrokimia Gresik (13/10), dan terakhir 19 poin dalam laga melawan Vita Solo (15/10). Dalam tiga laga tersebut, Santi masih menjadi top scorer tim.

Di balik penampilan apik tersebut, Santi ternyata baru berlatih voli selama dua tahun terakhir. Tepatnya saat dia menginjak kelas 1 SMP. Pemicunya karena sang kakak, yang juga eks pemain Jakarta BNI 46 di Proliga 2020, Juhaidar Yusaini.

’’Karena saya lihat kakak saya, Juhaidar, dan dapat dorongan juga dari dia,’’ tutur Santi kepada Jawa Pos.

Pemain berpostur 176 cm itu lalu bergabung dengan klub asal Deli Serdang, Bina Remaja. Lambat laun, dia juga mulai ikut tarkam. Bahkan, sampai ke luar Pulau Sumatera. ’’Kalau main ke Pulau Jawa,’’ kata Santi.

’’Biasanya diajak tarkam, ada pelatih yang komunikasi ke pelatih saya, paling sering di Tangerang,’’ imbuh pengidola Wilda Nurfadhilah itu.

Nah, bakat Santi terpantau TNI-AL ketika mengikuti kompetisi Kasal Cup pada 2021. Dia membela klub Fajar Merah. Pemain yang tergabung dalam skuad Papua Barat di PON XX 2021 lalu itu akhirnya mendapat tawaran untuk seleksi di klub TNI-AL.

’’Ada teman kasih tahu pemain bagus, kami seleksi. Kalau bagus masuk, kalau jelek kami pulangkan. Ternyata anak itu (Santi, Red) bisa mengikuti latihan dan bagus, ya kami coba terus,’’ ungkap pelatih TNI-AL M. Anshori.

Santi lalu masuk dalam skuad TNI-AL di Livoli 2022. Dia selalu menjadi starter dalam empat laga. Anshori pun mengapresiasi penampilan Santi. ’’Dia power punya, lompatan punya, tinggal pengertian main yang harus dia tambah sekarang,’’ ucapnya.

Kini, Anshori berharap Santi mendapat pelatih yang benar-benar tepat. Hal itu penting supaya sang atlet bisa berkembang dengan maksimal.

’’Saya lihat dia harus pindah latihan. Artinya, ada pelatih yang bisa mendidik dia lebih maju,’’ tuturnya.

Lalu, apakah Santi akan terus membela TNI-AL? ’’Kami usahakan untuk ikut tim TNI-AL. Kami pertahankan dia, karena dia dibina dengan tim TNI-AL,’’ tegasnya.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore