
Atlet panjat tebing Indonesia Veddriq Leonardo seusai memenangi babak final nomor speed putra pada kejuaraan Panjat Tebing Asian Championship 2019 di area Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/11/2019). Veddriq Leonardo meraih medali e
JawaPos.com – Rombongan tim panjat tebing Indonesia baru saja pulang dari World Cup IFSC seri kedua dan ketiga yang berlangsung di Salt Lake City, Amerika Serikat, kemarin (1/6).
Di ajang itu, ada dua pemanjat Indonesia. Veddriq Leonardo sukses menjuarai nomor speed putra dengan catatan waktu 6,33 detik.
Sementara Kiromal Katibin berhasil mengukir sejarah dengan mempertajam rekor dunia pada babak penyisihan dengan raihan 5,10 detik.
Hanya, Kiromal terhenti di babak perempat final setelah tergelincir saat berhadapan dengan wakil Polandia Marcin Dzienski.
Nah, setelah tiba di tanah air, tim tak banyak beristirahat. Pelatih panjat tebing Henra Basir menuturkan, tim langsung persiapan untuk mengikuti seri keempat yang berlangsung pada 30 Juni hingga 2 Juli di Villars, Swiss.
Sepekan selanjutnya, mereka mengikuti seri kelima di Chamonix, Prancis, pada 7–9 Juli. ’’Agendanya tanggal 26 kami berangkat,’’ ujarnya kepada Jawa Pos kemarin.
Berkaca dari hasil sebelumnya, Hendra mengaku tidak memiliki evaluasi dari penampilan dua ’’Spider-Man’’ Indonesia. ’’Semua on track,’’ bebernya.
Di sisi lain, Kemenpora menargetkan dua pemanjat bisa terus perform hingga tembus ke Olimpiade Paris 2024. Kebetulan, panjat tebing masuk dalam salah satu program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Chandra Bhakti menyatakan, pihaknya total mendukung atlet yang dipersiapkan untuk Olimpiade sebagai sasaran utama DBON.
’’Keunggulan Indonesia melalui nomor speed dari cabor panjat tebing pada Olimpiade Paris 2024 nanti, memberi kita harapan sekaligus bisa menambah medali bagi Indonesia,’’ katanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
