Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Maret 2022 | 21.33 WIB

Survei Sebut Minat Perempuan Berolahraga Lebih Rendah daripada Pria

LUANGKAN WAKTU: Selain untuk keluarga, ibu juga perlu waktu untuk diri sendiri. Berolahraga bersama deman atau sendiri bisa menjadi bagian dari me time. (Dite Surendra/Jawa Pos) - Image

LUANGKAN WAKTU: Selain untuk keluarga, ibu juga perlu waktu untuk diri sendiri. Berolahraga bersama deman atau sendiri bisa menjadi bagian dari me time. (Dite Surendra/Jawa Pos)

JawaPos.com - Olahraga membuat tubuh lebih bugar. Di masa pandemi, masyarakat mulai sadar untuk rutin berolahraga baik itu lari dan bersepeda. Menurut survei, minat perempuan untuk berolahraga lebih rendah daripada pria.

Dalam diskusi bersama Reckitt Indonesia melalui Dettol, diungkap sebuah survei dari Women' Sport Foundation mengatakan, jumlah partisipasi perempuan dalam berolahraga masih di bawah rata-rata. Bahkan sejak usia 14 tahun, banyak remaja putri yang mulai kehilangan ketertarikan untuk berolahraga.

Salah satu faktor yang membuat remaja putri kurang tertarik berolahraga adalah kekhawatiran akan aktivitas yang mengharuskan berpanas-panasan dan berkeringat di bawah terik matahari. Lalu adanya pandangan bahwa perempuan yang berkeringat terlihat kurang menarik.

"Agar mendukung pemberdayaan perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam mewujudkan impiannya serta mengoptimalkan perannya baik dalam karir, keluarga dan masyarakat. Padahal, selain untuk kesehatan, banyak sekali manfaat dari berolahraga sejak usia muda, salah satunya untuk pembentukan karakter seperti menambah rasa percaya diri, mengasah kedisiplinan, sportivitas dan solidaritas," kata Marketing Director Reckitt Indonesia Rahul Bibhuti secara virtual baru-baru ini.

Lewat kampanye #TaklukkanPanasmu, atlet bulutangkis terbaik Indonesia peraih medali emas Olimpiade, Liliyana Natsir, mengatakan menekuni bidang olahraga, khususnya bulutangkis, merupakan passion dirinya sejak kecil. Passion itu mendorongnya untuk menjadi atlet nasional yang dapat mengharumkan nama bangsa.

"Sebagai perempuan, saya tidak merasa bahwa berkeringat dan berpanas-panasan di lapangan adalah suatu halangan, melainkan bukti bahwa saya bangga dapat melakukan sesuatu yang saya sukai dan berhasil menjadi salah satu yang terbaik," kata Butet, sapaannya.

Di Indonesia, sejumlah remaja putri yang memiliki semangat dalam bidang olahraga kini tengah berjuang mengukir prestasi untuk mengharumkan nama bangsa di skala nasional dan internasional. Selain Liliyana Natsir, muncul tunas baru yakni 3 atlet remaja putri berprestasi ini secara tidak langsung menjadi duta bagi masing-masing cabang olahraga yang digeluti dan menginspirasi remaja dan perempuan Indonesia lainnya untuk berolahraga. Mereka adalah Nyimas Bunga Cinta (skateboarder berusia 15 tahun), Praisey Blessed (pemain basket berusia 13 tahun) dan Ashaqila Leciashira K Sigar (pemain baseball berusia 12 tahun). Mereka mendukung kaum hawa untuk lebih rutin berolahraga dan tak perlu takut panas-panasan.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore