
Photo
JawaPos.com - Indonesia akhirnya menjuarai Piala Thomas 2021 setelah menang 3-0 atas Tiongkok, Minggu (17/10). Namun, di tengah euforia tersebut, ada hal yang mengganjal.
Tidak ada bendera Merah Putih yang berkibar di Aarhus, Denmark.
Alih-alih Merah Putih, para pemain Indonesia harus mengharu biru dengan bendera berlogo PBSI.
Alasan mengapa bendera Merah Putih tidak berkibar sebetulnya bukan hal baru. Ini merupakan imbas dari hukuman yang diberikan oleh Badan Anti Doping Dunia (WADA) kepada Indonesia, dalam hal ini Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) yang dianggap tidak patuh lantaran tidak melakukan program uji anti doping yang efektif.
Sanksi ini membuat Indonesia tidak bisa menggunakan bendera Merah Putih di turnamen apa pun yang mereka ikuti, termasuk Piala Thomas dan Uber 2021.
Hal yang tentunya amat sangat disayangkan mengingat Indonesia sudah menanti 19 tahun untuk menjuarai turnamen beregu putra paling prestisius ini.
Mengingat betapa keras dan beratnya perjuangan para atlet untuk naik ke podium tertinggi, sudah seyogyanya mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan Sang Saka Merah Putih yang berkibar di depan mereka.
Toh, yang terjadi tidak demikian. Karena kelalaian beberapa pihak yang harusnya bertanggungjawab, Anthony Sinisuka Ginting dan kawan-kawan harus legawa mengangkat trofi tanpa simbol identitas mereka yang sesungguhnya.
Kejadian ini patut dijadikan contoh bagus sekaligus pelajaran penting kepada para pemangku kebijakan bahwa menghargai atlet bukan semata-mata dengan segudang bonus yang diberikan ketika mereka meraih gelar juara. Urusan program uji anti doping, yang semestinya bukan pekerjaan sulit buat lembaga yang menaunginya, rasanya bisa disebut sebagai bagian dari itikad baik pemerintah dalam menghargai keberadaan para atlet yang rela membuang masa kecil mereka demi membela negara.
Sayangnya, hal itu tidak dilakukan tahun ini.
Bendera adalah simbol kebanggaan para atlet setiap negara di dunia. Ketika mereka harus berlaga tanpa penyertaan simbol tersebut, rasanya bohong belaka kalau mereka sama sekali tidak kecewa.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
