
Aries Susanti Rahayu mengucapkan syukur karena berhasil memecahkan rekor dunia. (FPTI for Jawqa Pos)
JawaPos.com - Nasib tim panjat tebing di Olimpiade Tokyo 2020 ditentukan pada 14 November mendatang. Hal itu terjadi karena Kejuaraan Asia terancam. Event tersebut dijadwalkan berlangsung pada 10–13 Desember mendatang di Xiamen, Tiongkok.
Namun, Xiamen mengundurkan diri sebagai tuan rumah. Saat ini Federasi Panjat Tebing Dunia (IFSC) mencari kandidat pengganti. Kejuaraan Asia tersebut menjadi kualifikasi terakhir untuk Olimpiade Tokyo 2020.
Hanya satu tiket yang direbutkan, yakni mereka yang menjadi juara. Nomor yang dipertandingkan juga hanya nomor combined.
Pelatih Hendra Bassir menyatakan, meski ada atau tidak Kejuaraan Asia, pelatnas tetap berjalan. Mereka menyusun rencana jangka panjang menatap Olimpiade Paris 2024. Saat itu panjat tebing akan dipecah menjadi nomor speed, lead, boulder, dan combined.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
