Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Mei 2020 | 23.46 WIB

Pemain Naturalisasi Dipertahankan, Pemain Lokal Tinggal 60 Persen

Andakara Prastawa Dhyaksa - Image

Andakara Prastawa Dhyaksa

JawaPos.com – Timnas basket Indonesia menjadwalkan training camp pada Juni mendatang. Selain itu, akan dilakukan seleksi pemain lagi. Tujuannya, menghadapi windows kedua Piala Asia FIBA 2021 yang berlangsung pada 20–23 November mendatang.

Manajer Fareza Tamrella mengatakan, dari skuad saat ini yang jelas masih bertahan adalah dua pemain naturalisasi Brandon Jawato dan Lester Prosper. Pemain lokal akan dipertahankan sekitar 60 persen.

”Rencana dipanggil 15 pemain. Sebagian besar memang skuad yang kemarin. Tetapi, ada beberapa pemain IBL yang kemarin tampil bagus yang sudah diincar coach Rajko (Toroman). Mereka akan coba diseleksi,” kata pria yang akrab disapa Mocha itu.

Mocha melanjutkan, ada beberapa hal yang masih dibutuhkan dalam tim. Khususnya, pemain lokal yang bisa tampil bagus dalam ajang internasional. Saat windows pertama lalu, mereka mengalami kekalahan dari Filipina dan Korea Selatan.

”Yang pasti (kriteria seleksi, Red) memahami sistem yang coach Rajko buat. Pada pengalaman lalu, ada pemain bagus saat tampil pada level lokal. Tetapi, belum bisa perform dalam level internasional,” tuturnya.

Mocha meyakini pada windows kedua nanti, mereka mendapat materi pemain yang lebih solid. Proses naturalisasi dipastikan bisa selesai dalam waktu dekat. Selain itu, mereka bisa memaksimalkan pemain lokal karena tidak terbentur jadwal kompetisi.

Di samping itu, mereka menyiapkan kemungkinan terburuk. Sampai saat ini, situasi belum menentu akibat pandemi Covid-19. Jika pandemi tersebut sampai Juni belum reda, TC bisa tertunda.

”Kondisi ke depan tidak ada yang tahu dan sulit dibayangkan. Kalau Agustus belum mulai masa periodesasi tim, akan berat. Bisa-bisa tanpa seleksi pemain. Kemungkinan tetap memanggil 12 pemain yang lama,” ungkap Mocha.

Jika ada penambahan pun tidak banyak. Hanya tiga pemain. Itu pun akan langsung dipilih yang dirasa cocok dengan tim. Mereka memiliki target tinggi dan butuh tim yang lebih baik.

Nggak ada pilihan lagi. Pada windows kedua, kami meraih dua kemenangan melawan Thailand. Kalau untuk Filipina dan Korea Selatan memang berat,” imbuhnya.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore