
Photo
JawaPos.com-Tiga emas sepeda diharapkan datang dari nomor mountain bike (MTB) cross country, MTB downhill, dan BMX. Tantangannya sama: tidak pernah menjajal venue.
---
Kembali dilombakannya nomor MTB disambut gembira oleh tim balap sepeda Indonesia. Kali terakhir divisi itu digelar pada SEA Games 2013 di Myanmar. Saat itu Indonesia berhasil meraih tiga emas dan tiga perak. Emas diperoleh dari downhill, cross country, dan mixed cross country relay. Setelah itu, MTB absen di dua SEA Games berikutnya.
Nah, momen manis enam tahun lalu bisa saja terulang di Filipina nanti. Indonesia punya bekal bagus. Yakni, dua emas downhill Asian Games 2018 dari Tiara Andini Prastika dan Khoiful Mukhid. Khoiful tidak terjun di SEA Games. Namun, kita masih punya Zaenal Fanani yang tak kalah potensial.
Pelatih Dadang Haries Poernomo mengatakan, tantangan Indonesia ada pada faktor teknis. Yakni, rute. Sampai saat ini, pihaknya belum menerima rute final yang akan digunakan saat SEA Games 2019. ’’Memang merugikan. Sebagai antisipasinya, untuk downhill satu rider bawa dua sepeda. Tergantung rute nanti seperti apa,’’ tutur Dadang kemarin.
Hari ini tim MTB bertolak ke Filipina demi bisa berkenalan lebih dulu dengan rute. Sebab, nomor cross country bertanding pada Minggu mendatang (1/12). Sementara itu, downhill sehari kemudian. Tiara dkk diharapkan cepat beradaptasi dengan medan dan rute di Tatlong Bungo.
’’Kami nggak tau masalah mereka di mana. Atau, ini bagian dari strategi mereka. Yang jelas, kami akan tetap tampil all-out dan berusaha beradaptasi secepat-cepatnya,’’ imbuh Dadang.
Selain rute, tim Indo-nesia tidak boleh menyepelekan lawan. Pesaing utama berasal dari Thailand dan tuan rumah Filipina.
Zaenal Fanani antusias menyambut SEA Games kali ini. Zaenal pernah mencicipi berlomba di Cebu tahun lalu. Itu cukup menjadi gambaran soal medan di Filipina. Bulan lalu dia merebut gelar Mountain Bike Challenge Asia MTB Series 2019 C3 di Timor Leste.
’’Persiapan saya sudah optimal. Semangat juga mantap,’’ kata Zaenal. ’’Kalau soal persaingan, petanya sangat terbuka,’’ papar rider 28 tahun itu.
SKUAD BALAP SEPEDA
BMX
I Gusti Bagus Saputra
Rio Akbar
Toni Syarifudin
Iyan Sopian
Januar Susanto
MTB
Putra
Zaenal Fanani (cross country)
Rafika M. Farisi (cross country)
Andika Prayoga (downhill)
Popo Ariyo Sejati (downhill)
Putri
Tiara Andini Prastika
Ayu Triya Andriana
Road Race
Putra
Aiman Cahyadi
Odie Purnomo Setiawan
M. Abdurrohman
Robin Manullang
Jamalidin Novardianto
Jamal Hibatullah
Sandy Nur Hasan
Putri
Ayustina Delia Priatna

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
