Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Juli 2019 | 23.11 WIB

Harusnya Indonesia Punya Venue Badminton yang Lebih Besar Lagi

Indonesia Open Persiapan - Image

Indonesia Open Persiapan

JawaPos.com-Ketersediaan tiket Indonesia Open 2019 yang sangat terbatas, membuat ribuan badminton lovers kecewa. Mereka menumpahkannya di akun-akun media sosial PB PBSI. Meminta tambahan kuota tiket. Itu tidak mungkin. Sebab, tiket sangat berkaitan erat dengan kapasitas Istora Senayan. Gedung bulu tangkis kebanggaan Indonesia itu hanya bisa menampung sekitar 6.000 penonton.

Seperti diberitakan, tiket yang dijual online memang sudah habis sejak hari pertama pada 10 Juni lalu. Bagi yang tidak kebagian, bisa memburu tiket on the spot. Tapi jumlahnya sangat terbatas. Sehari, kuotanya tidak sampai 500 tiket. Badminton lovers ini sudah berencana mengantre di Istora sejak subuh supaya mendapat tiket. Loket baru dibuka jam 8.

Soal tiket on the spot ini, panitia kesulitan memberikan kuota pasti. Sebab, ada permintaan dari pemerintah untuk menyediakan kursi khusus bagi tamu dari negara-negara sahabat. Terutama yang atletnya bertanding di Indonesia Open. Belum lagi undangan-undangan. Panitia harus pintar membagi seat supaya tidak mengorbankan penonton yang sudah membeli tiket.

"Tiap hari belum pasti jumlahnya. Namun, pasti akan muncul pengumunan (jumlah tiket yang masih tersedia) di loket,'' kata ketua panpel Indonesia Open 2019 Achmad Budiharto kemarin.

''Termasuk kalau kami berhasil mengefisiensi tempat untuk kepentingan panitia. Itu bisa menambah kapasitas," imbuhnya.

Budi menjelaskan, ada kemungkinan menggeser penonton yang sudah menempati area VIP jika ada tamu penting. Itu jelas akan mengganggu keasyikan menonton. Karena itu, Budi sangat berharap pemerintah bisa membangun gedung yang baru dengan kapasitas yang lebih besar.

''Bulu tangkis kan olahraga paling digemari masyarakat. Animo tiap turnamen pasti luar biasa. Kalau gedungnya lebih besar, tentu bisa menampung lebih banyak lagi penonton,'' tutur dia.

Dibandingkan venue BWF World Tour lain, Istora memang termasuk mungil. Arena Birmingham, venue All England, berkapasitas 15.800 tempat duduk. Tianhe Gymnasium, tempat BWF World Tour Finals 2018, mampu menampung 10 ribu penonton.

Indonesia Open 2019 berlangsung 16 sampai 21 Juli 2019. Berlevel Super 1.000, total hadiah yang ditawarkan menembus USD 1,250 juta atau sekitar Rp 17,418 miliar. Itu adalah jumlah hadiah uang terbesar dari semua turnamen bulu tangkis di dunia.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore