
Photo
JawaPos.com – Pada seri pertama Indonesian Basketball League (IBL) 2020 di Semarang pekan lalu, skuad bertabur bintang lawas, Louvre Surabaya, tampaknya belum mendapatkan lawan seimbang.
Tadi malam, mereka akhirnya mampu mengukur kemampuan dengan lawan sepadan. Yakni, Satria Muda. Hasilnya bisa ditebak. Louvre kalah 61-69.
Laga di GOR C-Tra Arena, Bandung, itu merupakan kekalahan pertama Louvre. Pertadingan tersebut berjalan ketat. Daniel Wenas dkk sebenarnya mampu unggul pada awal pertandingan. Akhir kuarter pertama, mereka unggul 19-16. Namun, Satria Muda mulai mendapatkan momentum pada pertengahan kuarter kedua.
Pelatih Louvre Andika Supriadi Saputra mengakui, timnya tampil kurang baik. Terutama saat mendapat free throw. Juga banyak tembakan three points mereka yang meleset.
’’Dari 22 kesempatan free throw, kami hanya memasukkan delapan. Ini sangat buruk. Louvre hanya mampu melesakkan tiga tembakan tiga angka dari 13 kesempatan,’’ ulas pria yang akrab disapa Bedu itu.
’’Kami sebenarnya sudah mengawali game dengan baik. Tetapi sayang, berikutnya game plan tidak berjalan mulus. Sharing bola anak-anak masih kurang,’’ imbuhnya.
Sebaliknya, bagi Satria Muda, hasil itu merupakan penghiburan. Pada laga terakhir seri pertama lalu, mereka menelan kekalahan dari Bima Perkasa. Point guard Gary Jacobs Jr menjadi bintang kemenangan Satria Muda. Dalam pertandingan tersebut, Jacobs mencetak 26 angka dan 6 assists.
’’Pertandingan tadi (kemarin) memang sangat ketat. Lawan kami juga tangguh. Bisa jadi mereka merupakan kandidat juara musim ini,’’ tutur pelatih Satria Muda Milos Pejic saat melayangkan pujian buat Louvre.
’’Tetapi, kami bisa bermain lebih bagus. Terutama dari segi defense. Kami berhasil meredam pergerakan pemain-pemain mereka di bawah ring,’’ ulas Pejic.
Louvre tidak boleh mengulang kesalahan yang sama hari ini. Sebab, lawan tidak kalah kuat. Tim berlogo buaya tersebut berjumpa Indonesia Patriots alias timnas proyeksi Piala Asia FIBA malam ini.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
