Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Maret 2017 | 02.05 WIB

Cara Jitu Sekolah Ajarkan Siswa Kecerdasan Akademis dan Karakter

Kepsek SMPIF Al Fikri Nur Alam Astuti Menunjukkan Hasil Karya Siswanya - Image

Kepsek SMPIF Al Fikri Nur Alam Astuti Menunjukkan Hasil Karya Siswanya

JawaPos.com – Pendidikan karakter siswa tak hanya diperoleh dengan jalur akademis saja, tetapi juga dengan menggali bakat dan minat siswa. Lewat pengembangan bakat dan minat siswa itu maka akan disisipkan pendidikan karakter yang tidak diperoleh lewat pendidikan akademis. Siswa dilatih bagaimana meningkatkan kecerdasan mental dan rasa percaya diri mereka.


Cara ini dilakukan SMP Islam Fitrah Al Fikri Jalan Raden Saleh, Depok. Lewat kegiatan Talent Expo Raya 2017. Ajang tahunan ini merupakan puncak acara dari proses pembelajaran siswa dengan menampilkan minat dan bakatnya. Siswa sebelumnya sudah memilih program peminatan yang disukai yaitu Lingua yang terkait dengan bahasa, Arte yang terkait dengan seni, dan Islam Is Me.


“Setelah belajar 8 bulan apa yang mau ditampilkan. Anak-anak menampilkan teater atau bakat bermusiknya. Lalu yang minat bahasa lalu tampilkan story telling, kemudian di bidang jurnalistik misalnya bikin majalah. Kita launching bakat mereka tampilan dan non tampilan,” kata Kepala Sekolah SMP Islam Fitrah Al Fikri Jalan Raden Saleh, Depok, Nur Alam Astuti, Minggu (26/3).


Wanita yang akrab disapa Alam ini menambahkan, dalam ajang itu saatnya anak-anak menampilkan apa yang sudah dikerjakan lalu diapresiasi oleh orang tua. Selain itu, kata dia, sebagai wujud bentuk tanggung jawab sekolah atas pendidikan yang sudah diaplikasikan. Alam meyakini dengan ajang ini maka efektif mengajarkan pendidikan karakter pada anak.


“Pastinya ada, kalau soft skill enggak cuma belajar tetapi ada value yang diberikan oleh guru-guru. Saat story telling misalnya memilih cerita yang dipilih harus ada nilainya. Saat tampil di depan orang banyak belajar percaya diri, respect.  Jadi Ppendidikan karakternya itu ada dalam penyisipannya dan belajar kedisiplinan,” kata Alam.


Dengan menunjukkan minat dan bakatnya, anak dilatih untuk percaya diri. Anak-anak dapat lebih berkembang sesuai minat mereka.


“Tergantung kesukaannya masing-masing. Visi misi kami yang sudah diketahui orang tua, saat memasukkan anak di sekolah kami tak hanya akademis saja, tapi kami kembangkan bakat yang lainnya. Diajarkan musik, sastra, maka anak dikembangkan tak hanya otak kiri. Tapi otak kanannya diseimbangkan. Sehingga bukan hanya dilihat dari nilai rapor,” tegas Alam. (cr1/JPG)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore