
Photo
JawaPos.com – Gregoria Mariska Tunjung tetap diturunkan di ajang Swiss Open 2021. Sebab, posisinya di kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 belum aman.
Untuk itu, dia diharapkan bisa memaksimalkan capaian saat berlaga di Basel, Swiss, pada 2–7 Maret mendatang.
Dari peringkat Race to Tokyo, Gregoria berada di urutan ke-20. Karena satu negara maksimal hanya bisa menurunkan dua pemain, posisi Gregoria naik ke urutan 15. Posisi tersebut belum aman. Sebab, hanya peringkat 16 besar yang lolos secara otomatis.
Kesempatan baiknya ada pada Swiss Open 2021. Dilihat dari hasil drawing yang telah dirilis, tunggal putri nomor satu Indonesia itu bisa saja mencapai perempat final. Jika berhasil, itu akan menjadi capaian terbaiknya sejak Thailand Masters 2020.
Setelah capaian tersebut, Jorji –sapaan Gregoria Mariska– memang tidak pernah lolos dari babak kedua. Saat Asian Leg pada Januari lalu, capaian terbaiknya hanya sampai babak kedua Thailand Open II. Saat itu langkahnya langsung terhenti setelah berhadapan dengan Tai Tzu-ying.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky mengatakan, ada beberapa evaluasi tunggal putri selama pertandingan di Bangkok, Thailand, bulan lalu.
”Untuk Gregoria, dia mentalnya bagus. Dalam dua pertandingan bisa bermain maksimal. Tapi, saat unggul, kalau ada sedikit kesalahan, dia jadi ragu. Ini yang jadi halangannya,” ujar Rionny.
Di babak pertama Swiss Open 2021, Gregoria akan bertemu dengan Line Hojmark Kjaersfeldt. Dalam dua kali pertemuan, semua dimenangkan Gregoria.
Jika dia bisa melewati tantangan itu, dia bisa bertemu unggulan ketiga, Pornpawee Chochuwong. Di sini Gregoria juga unggul 1-0 dari pemain asal Thailand itu.
Nah, pada perempat final, jika bisa tampil dengan performa terbaik, di sana sudah menunggu wakil Korsel Kim Ga-eun. Kerena berada pada pul atas, Carolina Marin bakal siap menunggu di semifinal.
Tentu hal itu tidak akan mudah. Rionny menambahkan, target utama Jorji adalah bisa meraih poin semaksimal mungkin dalam turnaman level Super 300 itu. Peluang terbuka karena ada beberapa pemain top yang absen.
Baca Juga: Sangat Dramatis: Tertinggal 17-20, Nyaris Kalah, Bangkit, dan Juara
”Akan lebih baik kalau bisa mengalahkan pemain-pemain unggulan. Kalau itu bisa terjadi, maka ada perkembangan yang lebih baik. Yang utama tentu agar poinnya aman dulu,” imbuhnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
