Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Oktober 2015 | 13.40 WIB

Optimis Ulangi Prestasi PON Sebelumnya, Kaltim Tekankan Bukan hanya Sekeder Lolos

Maskot PON 2016 - Image

Maskot PON 2016

JawaPos.com - Ajang Pra PON menjadi event penting bagi atlet Kalimantan Timur (Kaltim). 



Karena di babak kualifikasi ini seorang atlet ditentukan, apakah mampu meraih tiket menuju PON XIX/2016 atau gagal. Karena itu sejak jauh-jauh hari KONI Kaltim “habis-habisan” dalam mempersiapkan atlet menuju Pra PON. 



Namun tak sedikit pengurus cabang olahraga yang hanya menargetkan sekadar lolos ke PON. Menurut Wakil Ketua Lembaga Kajian Olahraga Prestasi (LeKOP) Kaltim Eddy Alioedin persepsi tersebut saatnya diubah dan menjadi bahan evaluasi bagi KONI. 



“Atlet yang dikirim ke event seperti PON harusnya yang memiliki target medali. Tidak sekadar lolos sebanyak mungkin demi mendapatkan medali emas,” ujar Eddy. 



Eddy mengatakan berdasarkan catatannya hingga 7 Oktober, sudah ada 14 cabor yang melaksanakan Pra PON. Dari 14 cabor itu, medali emas yang diraih mencapai 18 keping. 



Sementara Kaltim akan mengikuti 44 cabor di Pra PON. Ditambahkannya, sejak PON 2008 hingga 2012 Kaltim selalu masuk lima besar. Artinya, sekarang tak bisa lagi cabor sekadar cari pengalaman di Pra PON. 



“Tapi sekarang harus mengutamakan prestasi yang artinya meraih medali emas,” jelasnya. 



Eddy mengakui semakin banyak atlet yang lolos ke PON, maka semakin besar pula peluang untuk meraih medali. Namun menurutnya itu hanya spekulasi. 



“Atlet yang dikirim harus yang masuk zona medali, bukan yang sekadar lolos apalagi di peringkat 8 atau 10 besar. Potensi dapat medali kecil,” ungkapnya.



Pihaknya, lanjut Eddy, juga mendapat informasi beberapa cabor mengikuti semua nomor di Pra PON, namun pada akhirnya yang lolos hanya sedikit dan itupun tanpa medali. Dia menilai hal ini harus menjadi perhatian KONI. 



“Dimana kesalahannya dan apa solusi kedepannya, ini harus dicari,” tegas Eddy.



Sementara dalam sejumlah kesempatan sebelumnya, Ketua Umum KONI Kaltim Zuhdi Yahya menegaskan target lolos ke PON adalah target minimal dari masing-masing cabor. Namun ada pula cabor yang sejak awal ditargetkan tak sekadar lolos alias harus meraih medali. 



“Seperti gulat. Gulat itu kan cabor andalan kita, jadi targetnya tak sekadar lolos, tetapi harus raih medali,” tegasnya saat meninjau latihan atlet gulat beberapa waktu lalu. (nin/JPG)

Editor: Andi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore