
Sekretaris Jenderal FIFA Jerome Valcke
JawaPos.Com - Satu per satu “kuman” korupsi yang menjangkiti FIFA mulai dibersihkan hingga ke akar-akarnya. Setelah sang Presiden Joseph ‘Sepp&’ Blatter yang terpaksa harus mempercepat pemilihan presiden baru tahun depan, kini giliran Sekjen Jerome Valcke yang diciduk.
Dilansir Daily Mail, induk sepak bola dunia itu membuat pernyataan resmi bahwa tangan kanan Blatter itu telah resmi dinonaktifkan dari jabatannya hingga waktu yang tidak ditentukan. ”Hari ini (kemarin) FIFA mengumumkan bahwa Sekretaris Jenderal Jerome Valcke dibebaskan dari segala tugasnya secara efektif secepatnya hingga pemberitahuan lanjutan,” ujar FIFA dalam keterangannya.
Tuduhan terbaru yang dialami oleh Valcke yang mulai berkarir di FIFA sebagai Direktur Marketing & TV itu dilayangkan oleh Benny Alon. Mantan pesepakbola yang bekerja pada bagian ticketing & hospitality di perusahaan Swiss bernama JB Sports Marketing (JBSM).
Dirinya mengirimkan surel ke sepuluh surat kabar seluruh dunia untuk memberikan kesaksian terkait dengan tuduhan korupsi yang dilayangkan oleh Alon kepada pejabat 54 tahun tersebut.
Alon mempermasalahkan kontrak penjualan tiket yang ditandatangani oleh Valcke pada 2010 silam di mana JBSM bakal memperoleh 8.750 tiket dari Piala Dunia 2010 hingga 2018 mendatang. Ketentuannya, JBSM diharuskan membeli 24 laga yang disediakan FIFA.
Namun, pada faktanya, FIFA malah menjalin kerjasama dengan perusahaan lain bernama Match. Dan menurut hukum di Brasil, setiap perusahaan yang tidak berafiliasi secara resmi dengan FIFA dilarang untuk mengambil bagian dalam lelang tiket.
Hal inilah yang dijadikan alasan bagi Valcke untk mendesak Alon guna menjalin kerjasama dengan Match. “Kau, aku, kita tidak punya pilihan,” ujar Valcke dalam surel yang dikirm Alon.
“Deal-mu dibatalkan oleh FIFA atau kita akan menghadapi tuntutan hukum. Bersikap bijaksanalah,” lanjut Valcke.
Namun, hingga Match memegang penuh pada Piala Dunia Brasil tahun lalu dan hingga delapan bulan setelah kontrak tersebut, tiket yang dijanjikan tidak pernah turun. Hal inilah yang membuat Alon berani buka-bukaan kepada dunia.
Valcke sendiri jelas membantah kabar tersebut. Melalui kuasa hukumnya di Amerika Serikat, sekjen yang mahir berbicara tiga bahasa itu menyangkal telah terlibat terkait dengan tuduhan itu.
“Kesepakatan yang terjadi antara FIFA dengan JB Sports Marketing itu terjadi secara legal. Jadi, tidak terbukti segala tuduhan yang dilayangkan oleh Tuan Alon,” ujar kuasa hukum Valcke.(apu/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
