
Cyclist Belgia Dietmar Dutilleux menyerahkan sate buatannya kepada Bupati Magetan Sumantri Noto Adinagoro dan Dirut PT Jawa Pos Koran Azrul Ananda saat finish di Sarangan.
MAGETAN - Dialog lucu dan aksi kocak lintas bangsa menjadi penutup acara Gran Fondo Jawa Pos (GFJP) East Java 2015.
Dietmar Dutilleux, cyclist asal Belgia, menjadi penjual sate yang melayani Bupati Magetan Sumantri Noto Adinagoro dan Dirut PT Jawa Pos Koran Azrul Ananda.
Dewo Pratomo, emcee acara, meminta Dutilleux segera memberikan sate kelinci khas Sarangan kepada sang bupati. Tapi, dia menolaknya.
"Jangan. Harus matang dulu. Biar tidak sakit perut," ucap ekspatriat yang sudah 20 tahun tinggal di Indonesia dan cukup fasih bicara bahasa Indonesia tersebut.
Ucapan spontan Dutilleux itu langsung mengundang tawa hadirin. Jual sate Dutilleux tersebut menjadi aksi simbolis penutupan GFJP 2015 yang berlangsung dua hari, 22 dan 23 Agustus.
Diikuti 322 cyclist dari 15 negara, touring sepeda itu menempuh jarak 330 km dari Surabaya menuju Telaga Sarangan di Magetan.
Pada GFJP 2015, king of mountain (KoM) alias raja pegunungan kali pertama dilombakan. Rute dari Kediri menuju Telaga Sarangan, terutama 6 km terakhir dengan kemiringan konstan lebih dari 10 persen (maksimal 17 persen), menjadi hidangan utama pada hari kedua.
Ada empat kategori yang dilombakan, yakni kategori usia 30 tahun ke bawah, kategori 30 tahun;40 tahun, kategori lebih dari 40 tahun, dan kategori perempuan. (jpg)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
