
Jakmania yang selalu setia bersama Persija Jakarta
JawaPos.com - Simpang siur siapa yang akan menjadi Presiden Persija Jakarta sampai saat ini masih menjadi tanda tanya besar bagi Jakmania.
Wacana menjelang usainya kepengurusan Presiden Persija Jakarta Ferry Paulus periode 2011-2015 pun semakin semarak. Apalagi Ketua The Jakmania Richard Achmad Supriyanto sempat melontarkan statemen bahwa saham Macan Kemayoran akan diambilalih oleh pengusaha muda. Entah siapa orangnya, Ferry Paulus tidak ambil pusing.
Itu artinya pria yang telah empat tahun menangani Persija itu sudah tidak mau tahu lagi dengan kondisi Persija kedepan.
"Di manajemen mau apa juga bisa. Mau menjadi pemilik saham mayoritas juga bisa. Kalau pun saya harus keluar, tidak ada masalah," kata mantan GM Marketing Astra Group itu.
Menurut Ferry, hal yang terpenting itu bagaimana mengembangkan eksistensi tim ibu kota bisa jauh lebih baik lagi. Jangan sampai setelah calon yang baru ini menggantikannya, namun prestasi Persija malah semakin melorot. Misalnya, dari posisi tiga kemudian turun atau bahkan terdegradasi ke Divisi Utama (DU).
"Yang penting klub ini jangan sampai ke DU saja," tambahnya. (agn/JPG)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Deretan 11 Kuliner Pempek Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Kasus Korupsi Sritex, Mantan Dirut Bank Jateng Dituntut 10 Tahun
Sisa 6 Laga Tersisa, Ini Jadwal Persib, Borneo FC, dan Persija di Super League! Siapa yang Jadi Juara
