Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 16 Agustus 2020 | 01.56 WIB

Gelar Juara Dunia Petinju Top Ini Dicabut Karena Berat Badan

LOS ANGELES, CA - SEPTEMBER 28: Referee Thomas Taylor with David Benavidez in the ring after defeating Anthony Dirrell (not pictured) after a corner stoppage in their WBC Super Middleweight Championship fight at Staples Center on September 28, 2019 in Los - Image

LOS ANGELES, CA - SEPTEMBER 28: Referee Thomas Taylor with David Benavidez in the ring after defeating Anthony Dirrell (not pictured) after a corner stoppage in their WBC Super Middleweight Championship fight at Staples Center on September 28, 2019 in Los

JawaPos.com-Nasib apes menimpa David Benavidez. Petinju asal Amerika Serikat itu kehilangan sabuk juara dunia kelas menengah super WBC. Namun, nahasnya, gelarnya itu melayang bukan karena kalah di ring tinju.

Benavidez tidak lagi menyandang gelar juara dunia karena gagal memenuhi standar berat badan jelang laga melawan Roamer Alexis Angulo. Pertarungan itu rencananya akan digelar, Minggu WIB (16/8) di Connecticut Mohegan Sun Casino.

Dengan kondisi ini, Angulo sangat berpeluang untuk mendapatkan sabuk juara dunia WBC dengan cuma-cuma. Padahal, Benavidez sangat dijagokan kembali mempertahankan sabuk juara dunianya.

Dia memiliki rekor yang sangat luar biasa.

Catatannya sempurna yakni 22-0. Namun jelang menghadapi Angulo, bobot Benavidez menembus 171 pound atau sekitar 77,5 kilogram.

Di sisi lain, Angulo memenuhi standar di kelas menengah yakni 167,5 pound (kira-kira 75,9 kilogram).

Standar berat badan di kelas menenangah super adalah 72,57 sampai 76,20 kilogram.

Ini adalah kali kedua Benavidez kehilangan sabuk juara dunia kelas menengah super WBC bukan di atas ring. Setelah merebut sabuk itu pada 2017 dengan mengalahkan petinju Rumania Ronald Gavril, gelar juara dunia Benavidez dicopot karena dia tidak lolos tes doping.

Benavidez kembali merebut sabuk juara dunianya pada 28 September 2019. Yakni dengan mengalahkan Anthony Dirrell pada ronde kesembilan. Setelah susah payah kembali ke puncak, Benavidez yang berusia 23 tahun tersebut kembali jatuh tersungkur.

"Aku layak menyalahkan diri sendiri,” kata Benavidez sebagaimana dilansir dari Boxing Insider. “Padahal berat badanku hanya kelebihan tiga pound (1,3 kilogram). Namun, ya tetap saja tidak memenuhi standar. Agaknya aku memang harus melakukan sauna dengan lebih baik,” tambahnya.

Insiden Benavidez tersebut menjadi bahan olok-olokan. Salah satunya dari juara dunia kelas menengah IBF Super Caleb Plant. Dia berpura-pura menangis dengan mamasang musik sebagai latar belakang. Klip pendek aksi Plant tersebut, dia ungguh di akun media sosialnya.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore