
LOS ANGELES, CA - SEPTEMBER 28: Referee Thomas Taylor with David Benavidez in the ring after defeating Anthony Dirrell (not pictured) after a corner stoppage in their WBC Super Middleweight Championship fight at Staples Center on September 28, 2019 in Los
JawaPos.com-Nasib apes menimpa David Benavidez. Petinju asal Amerika Serikat itu kehilangan sabuk juara dunia kelas menengah super WBC. Namun, nahasnya, gelarnya itu melayang bukan karena kalah di ring tinju.
Benavidez tidak lagi menyandang gelar juara dunia karena gagal memenuhi standar berat badan jelang laga melawan Roamer Alexis Angulo. Pertarungan itu rencananya akan digelar, Minggu WIB (16/8) di Connecticut Mohegan Sun Casino.
Dengan kondisi ini, Angulo sangat berpeluang untuk mendapatkan sabuk juara dunia WBC dengan cuma-cuma. Padahal, Benavidez sangat dijagokan kembali mempertahankan sabuk juara dunianya.
Dia memiliki rekor yang sangat luar biasa.
Catatannya sempurna yakni 22-0. Namun jelang menghadapi Angulo, bobot Benavidez menembus 171 pound atau sekitar 77,5 kilogram.
Di sisi lain, Angulo memenuhi standar di kelas menengah yakni 167,5 pound (kira-kira 75,9 kilogram).
Standar berat badan di kelas menenangah super adalah 72,57 sampai 76,20 kilogram.
Ini adalah kali kedua Benavidez kehilangan sabuk juara dunia kelas menengah super WBC bukan di atas ring. Setelah merebut sabuk itu pada 2017 dengan mengalahkan petinju Rumania Ronald Gavril, gelar juara dunia Benavidez dicopot karena dia tidak lolos tes doping.
Benavidez kembali merebut sabuk juara dunianya pada 28 September 2019. Yakni dengan mengalahkan Anthony Dirrell pada ronde kesembilan. Setelah susah payah kembali ke puncak, Benavidez yang berusia 23 tahun tersebut kembali jatuh tersungkur.
"Aku layak menyalahkan diri sendiri,” kata Benavidez sebagaimana dilansir dari Boxing Insider. “Padahal berat badanku hanya kelebihan tiga pound (1,3 kilogram). Namun, ya tetap saja tidak memenuhi standar. Agaknya aku memang harus melakukan sauna dengan lebih baik,” tambahnya.
Insiden Benavidez tersebut menjadi bahan olok-olokan. Salah satunya dari juara dunia kelas menengah IBF Super Caleb Plant. Dia berpura-pura menangis dengan mamasang musik sebagai latar belakang. Klip pendek aksi Plant tersebut, dia ungguh di akun media sosialnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
