
Pepanah putri Jawa Timur Diananda Choirunisa saat berakasi pada Kejuaraan Nasional Panahan di Lapangan Panahan Senayan, Jakarta, Senin (23/9/19). Sebanyak 515 pemanah dari 30 Pengprov Perpani mengikuti Kejurnas yang digelar pada 22-29 September 2019. FOTO
JawaPos.com –PB Perpani melakukan keputusan yang sangat mengejutkan dan kontroversial. Mereka mencoret tiga nama yakni Riau Ega Agatha Salsabila, Diananda Choirunisa, dan Asiefa Nur Haenza dari pemusatan latihan nasional.
PB Perpani beralasan, tiga atlet asal Jawa Timur itu indisipliner.
Ini mengejutkan. Sebab, Riau Ega dan Diananda adalah pemanah nomor satu Indonesia kategori recurve putra dan putri. Mereka juga sudah dipastikan lolos ke Olimpiade Tokyo 2020. Juga, paling berpeluang memberikan hasil terbaik pada event empat tahunan tersebut.
Namun, PB Perpani agaknya mengabaikan fakta-fakta tersebut.
”PB Perpani mencoret nama saudara/saudari atlet Pengprov Jawa Timur sebagai atlet Pelatnas Olimpiade 2020 dan mencabut Surat Keputusan Nomor 13 Tahun 2020 tanggal 30 Juni 2020 tentang Penetapan Atlet dan Pelatih Pelatnas Persiapan Olimpiade,” demikian isi surat pernyataan keputusan yang diterima JawaPos.com. Surat itu ditandatangani Ketua Umum PB Perpani Illiza Sa'aduddin Djamal.
Ketiga atlet tersebut, sebelumnya sudah ditetapkan sebagai atlet yang berhak mendapatkan fasilitas pelatnas. Ini berdasarkan nota kesepahaman (MoU) antara PB Perpani dan Kemenpora.
PB Perpani juga sudah mengeluarkan surat bernomor 167/KU/PB.PERPANI/VII/2020 tanggal 16 Juli 2020. Itu terkait Pemanggilan Mengikuti Pelatnas Olimpiade 2020.
Namun, menurut PB Perpani, tiga atlet tersebut tak kunjung memenuhi pemanggilan. Sehingga, federasi melayangkan surat peringatan pertama pada 2 Agustus 2020 tentang teguran dan peringatan I.
Lantas pada 8 Agustus, PB Perpani menyatakan bahwa ketiga atlet telah dicoret dan akan digantikan oleh atlet lain sebagai atlet pelatnas Olimpiade.
”Dikarenakan saudara/saudari tidak memenuhi pemanggilan PB Perpani untuk mengikuti Pelatnas Olimpiade 2020, dan tidak taat dengan aturan dan keputusan PB Perpani, serta telah menyampingkan kepentingan negara, maka PB Perpani akan memproses sanksi kepada saudara/saudari sesuai dengan ketentuan AD/ART dan kebijakan PB Perpani,” tulis surat itu.
Riau Ega adalah peraih perunggu Asian Game 2018. Sedangkan Diananda sukses merebut perak pada ajang yang sama. Mereka berada di ranking 67 dan 85 dunia, terbaik dari seluruh pemanah Indonesia.
Pada SEA Games 2019, Riau Ega meraih satu emas, satu perak, dan satu perunggu. Sedangkan Diananda mendulang satu perak dan satu perunggu.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
