Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Juni 2020 | 23.25 WIB

Ganda Campuran No 1 Indonesia Dapat Bonus Ratusan Juta dari PB Djarum

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Juara All England 2020 Praveen Jordan/Melati Daeva Oktaviani mendapatkan guyuran bonus senilai Rp 450 juta dari PB Djarum.

Baik Praveen dan Melati memang bernaung di klub tersebut.

Ganda campuran nomor satu Indonesia itu masing-masing mendapatkan uang tunai senilai Rp 200 juta dan voucher belanja yang setara dengan Rp 25 juta.

Bagi Praveen, kemenangan di All England 2020 sangat istimewa. Titel itu membuat Praveen menjadi pemain putra Indonesia pertama yang dua kali jadi juara ganda campuran All England dengan dua pasangan berbeda.

Sebelumnya, pada All England 2016, Praveen meraih gelar juara bersama Debby Susanto.

"Tentunya bangga sekali bisa meraih gelar di ajang sebesar All England. Hal ini tak lepas dari peran klub, pelatih, dan juga PBSI yang telah mengasah kemampuan kami sehingga bisa meraih prestasi sebesar ini," ucap Praveen dalam konferensi pers virtual oleh PB Djarum Kamis (11/6).

Praveen berharap pemberian bonus bisa menambah motivasi untuk bekerja lebih keras. Tujuannya agar dia bisa mendulang prestasi lebih tinggi dan mengharumkan nama bangsa di level dunia.

Senada dengan Praveen, Melati juga berharap bisa lebih konsisten untuk terus meraih prestasi besar.

Juara di All England tersebut sekaligus membawa Praveen/Melati kini berada di peringkat keempat dunia dengan raihan 80.247 poin. Keduanya menggeser wakil Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino.

Praveen/Melati juga sudah dipastikan bakal tampil pada Olimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung pada 2021.

Praveen/Melati menjadi juara dengan mengalahkan ganda Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai dengan skor 21-15, 17-21, 21-8. Namun, ketegangan besar terjadi di perempat final.

Praveen/Melati melewati pertandingan sangat menegangkan melawan ganda Tiongkok Wang Yilyu/Huang Dongping. Praveen/Melati menang dengan skor 15-21, 21-19, dan 21-19.

"Sebetulnya penentuan itu di babak perempat final. Kami kalah di game pertama dan di game kedua ketinggalan jauh 10-18 ketinggalan. Orang yang nonton mikirnya kami bakal kalah, tapi kaget waktu lihat skor lagi, kami bisa menyusul," jelas Praveen.

"Waktu itu saya bilang sama Mely (Melati), sebelum angka 21 kita belum kalah, ini jadi aura positif dan bisa nambah semangat kami, akhirnnya kami bisa," lanjutnya.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin mengatakan bahwa pemberian bonus bertujuan untuk memotivasi atlet. Yoppy berharap Praveen/Melati bisa menjadi penerus kesuksesan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

"Bonus ini merupakan apresiasi kepada Praveen/Melati atas dedikasi dan kerja keras mereka sehingga meraih kesuksesan di All England 2020. Saya optimistis, Praveen/Melati dapat menjadi penerus Tontowi/Liliyana di masa mendatang dan membawa pulang lebih banyak lagi gelar juara bagi Indonesia," ujar Yoppy.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore