Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Januari 2020 | 18.51 WIB

Walau Diperkuat Djokovic, Rusia Sesumbar Bisa Hajar Serbia

Novak Djokovic of Serbia gestures to the crowd against Denis Shapovalov of Canada during their ATP Cup tennis match in Sydney, Friday, Jan. 10, 2020. (AP Photo/Steve Christo) - Image

Novak Djokovic of Serbia gestures to the crowd against Denis Shapovalov of Canada during their ATP Cup tennis match in Sydney, Friday, Jan. 10, 2020. (AP Photo/Steve Christo)

JawaPos.com – Para penggawa Serbia tak punya waktu lama untuk memulihkan kondisi fisik kala melakoni laga semifinal ATP Cup hari ini. Setelah sukses mengempaskan Kanada 3-0 di perempat final kemarin, Novak Djokovic cs langsung bentrok kontra Rusia di babak empat besar.

Rusia lebih dulu lolos ke semifinal setelah menumbangkan Argentina 3-0 Kamis lalu (9/1). Catatan itu sekaligus membuat dua pemain tunggal mereka, Daniil Medvedev dan Karen Khachanov, belum tersentuh kekalahan dalam empat partai sejak babak penyisihan grup D sampai perempat final.

Meski sang lawan punya senjata ampuh, yakni ranking kedua dunia Djokovic, Rusia tetap percaya diri mampu mengatasi Serbia. Apalagi, mereka memiliki keuntungan istirahat sehari lebih lama.

Kapten Rusia Marat Safin bahkan sudah berani sesumbar. Dia yakin dua pemain tunggalnya itu akan kembali meraih hasil positif di semifinal. ’’Kami akan mencuri tiket final sebelum partai ganda digelar,” ucap mantan ranking satu dunia tersebut dilansir Associated Press.

Jika melihat catatan statistik, Serbia memang pantas waspada. Djokovic, yang menjadi andalan utama Serbia, punya rekor kurang apik saat meladeni tunggal utama Rusia Daniil Medvedev sepanjang musim 2019. Dari tiga kali pertemuan, Djokovic tumbang dalam dua laga terakhir. Itu terjadi di perempat final Monte Carlo Masters April 2019. Empat bulan berselang, pemilik 16 gelar grand slam tersebut kembali takluk di semifinal Cincinnati Masters.

Satu-satunya kemenangan Djokovic atas ranking kelima dunia itu terjadi di babak 16 besar Australia Terbuka tahun lalu.

Dusan Lajovic, tunggal kedua Serbia, juga kurang meyakinkan di hadapan tunggal kedua Rusia Karen Khachanov. Lajovic kini masih menduduki ranking ke-34 dunia. Sementara itu, Khachanov bercokol di peringkat ke-17 dunia.

Jika ada yang bakal menguntungkan bagi Serbia, itu adalah dukungan suporter mereka yang sangat berisik di Ken Rosewall Arena. Kemarin Kanada merasakan tekanan itu. Denis Shapovalov bahkan beberapa kali melakukan protes kepada wasit karena penonton yang terlalu berisik saat dia menghadapi Djokovic di partai kedua.

’’Kadang mereka (suporter Serbia) memang agak keterlaluan. Jadi memang wajar jika Denis terganggu. Tapi, bagi kami, mereka tetap luar biasa. Ini pengalaman berbeda yang tidak akan kami dapat dari turnamen lain,” ucap Djokovic.

Pada laga tersebut, Djokovic menang 4-6, 6-1, 7-6(4).

Satu laga semifinal lain sudah diisi tuan rumah Australia. Di perempat final Kamis lalu, mereka menumbangkan Britania Raya 2-1. Nick Kyrgios cs akan menghadapi  Spanyol yang menang atas Belgia dengan skor 2-1.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore