Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Desember 2019 | 04.02 WIB

Wasit Putuskan Tuan Rumah Dapat Emas Dan Gagalkan Peluang Indonesia

Anggar Filipina Josh Albelda ABS-CBN - Image

Anggar Filipina Josh Albelda ABS-CBN

JawaPos.com-Atlet anggar Indonesia Diah Permatasari kecewa berat. Bertarung pada final individual sabre, dia dipaksa puas meraih perak SEA Games 2019.

Pada partai puncak, Diah menelan pil pahit saat menghadapi wakil tuan rumah Nicanor Jylyn. Diah dinyatakan kalah oleh wasit setelah meraih poin sama hari ini (5/12).

Dalam pertarungan yang berlangsung di World Trade Centre (WTC), Manila, Filipina itu, Diah meraih poin sama 14-14 melawan Nicanor.

Namun, setelah juri melihat tayangan ulang melalui video, Diah kemudian dinyatakan kalah. Nicanor dipastikan mendapatkan satu angka dan mendapatkan emas via kemenangan 15-14.

"Terus terang kami kecewa, namun memang karena rezekinya di perak ya kami harus terima. Kami harap, untuk ke depan, tim bisa meraih emas," kata Diah.

Atlet asal Probolinggo, Jawa Timur itu menambahkan bahwa Filipina bisa mendulang emas sedikit banyak karena dipengaruhi faktor sebagai tuan rumah.

Tim anggar Indonesia menargetkan dua emas pada SEA Games 2019. Pada tahun ini, ada 12 emas yang tersedia dari arena anggar.

Target itu, cukup tinggi. Sebab, pada SEA Games Kuala Lumpur 2017, Indonesia hanya mampu meraih satu perunggu lewat atlet anggar putra, Indra Jaya Kusuma.

Indonesia diharapkan bisa mendulang dua emas dari nomor floret alias foil. Sebab, pada Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang, Merah Putih mampu meraih dua emas dari sana.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore