
Fajar/Rian melaju ke babak selanjutnya China Open 2024. (Dok: PBSI)
JawaPos.com – Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menyebut kritik dari penggemar yang mereka terima beberapa waktu terakhir sebagai masukan positif untuk mengembalikan performa terbaik.
Hal tersebut mereka ungkapkan menyikapi kritik yang ramai di ranah media sosial terkait penampilan buruk mereka di Malaysia Masters dan Singapore Open pekan lalu karena langsung kalah pada babak pertama.
"Kritik wajar ya, mau (bernada) pedas atau tidak. Kalau kita bertindak benar saja ada kritikan, apalagi kalau salah. Kalau menurut saya wajar, kami ambil positifnya saja," ungkap Fajar dalam konferensi pers di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (13/6).
Pasangan peringkat satu dunia itu menilai kritik dari penggemar merupakan bentuk kekecewaan atas penampilan mereka yang di bawah standar pada turnamen sebelumnya.
Kritik itu mereka ubah menjadi penyemangat agar bisa memperbaiki kualitas permainan dan tampil lebih baik di Indonesia Open 2023 dan turnamen-turnamen selanjutnya.
"Itu wajar karena mereka kecewa, mungkin punya ekspektasi tinggi. Saya jadikan masukan dari mereka sebagai penyemangat buat kami," Fajar menambahkan.
Sementara itu, Rian menceritakan cedera kaki menjadi faktor penyebab penampilan buruk mereka di Malaysia dan Singapura.
"Sebenarnya cedera sudah lumayan lama, kemarin bisa ditahan tapi belakangan sudah mulai terasa. Sebelum ke Malaysia sempat USG dan ada robekan," papar Rian.
Kondisi tak menguntungkan tersebut sempat membuat mereka bimbang apakah akan meneruskan turnamen atau tidak, padahal kedua turnamen tersebut cukup penting untuk diikuti karena masuk dalam Race to Olympic atau perhitungan poin ke Olimpiade Paris 2024.
"Agak dilema juga karena turnamen penting. Tapi, kalau di sini mau coba yang terbaik dan terus berjuang," ungkap Rian.
Fajar/Rian sukses memperbaiki catatan minornya setelah lolos dari babak pertama Indonesia Open 2023 dengan mengalahkan ganda putra Denmark Jeppe Bay/Lasse Molhede.
Pasangan wakil tuan rumah itu menang dengan skor 21-15, 21-11. Keunggulan bagi duo Indonesia tercipta berkat persiapan matang yang sudah diatur sebelum pertandingan.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
