
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat di babak 16 Denmark Open 2025 yang berlangsung di Jynske Arena. (ANTARA)
JawaPos.com – Pasangan ganda putra anyar Indonesia, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, mengukir prestasi gemilang pada Astana International 2025 di Kazakhstan. Rian/Rahmat naik podium juara setelah mengalahkan perlawanan ganda putra Rusia Rodion Alimov/Maksim Ogloblin dalam dua game langsung (21-10 dan 21-14) di Beeline Arena, Astana, pada Minggu (21/12) malam waktu setempat.
Pencapaian yang terasa spesial bagi Rian/Rahmat. Itulah gelar perdana mereka sejak kali pertama dipasangkan pada Oktober lalu.
”Alhamdulillah bisa meraih gelar pertama bersama Rahmat. Gelar ini sangat berarti untuk kami setelah pekan lalu kalah di delapan besar, tetapi pekan ini bisa jadi juara,” tutur Rian.
Alasan Turun Kelas
Kekalahan pekan lalu yang dimaksud Rian adalah dalam perempat final Odisha Masters di Cuttack, India. Turnamen level BWF Super 100 itu merupakan penampilan keempat Rian/Rahmat di BWF World Tour dengan capaian terbaik lolos perempat final.
Sementara Astana Internasional merupakan turnamen level kedua BWF alias International Challenge atau di bawah World Tour. ”Sebagai pasangan baru, saya dan Rahmat belum merasakan juara. Meski juara kali ini kelasnya International Challenge, tetapi jadi motivasi kami untuk menatap tahun 2026,” beber Rian.
Tiga Kali Ganti Pasangan
Tahun ini Rian merasakan tiga kali berganti pasangan. Dia memulai tahun dengan tandemnya sejak junior, Fajar Alfian. Mereka turun dalam tujuh turnamen sampai Juni. Rian kemudian berpasangan dengan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Tetapi, duet tersebut hanya bertahan dalam dua turnamen (China Masters dan Korea Open) dengan hasil selalu kalah dalam babak pertama.
Bersama Rahmat, Rian menunjukkan indikator progres dan juara di Astana jadi bukti mereka siap menatap musim depan dengan optimisme. ”Target kami ingin cepat tembus 20 besar supaya bisa bersaing di level atas,” tandas Rian.
Borong Empat Titel
Selain Rian/Rahmat, wakil Indonesia meraih juara pada tiga nomor lainnya di Astana International. Di sektor tunggal putri, Thalita Ramadhani Wiryawan tampil perkasa setelah menumbangkan wakil Ukraina, Polina Buhrova, melalui kemenangan 21-7 dan 21-14.
Sektor tunggal putra malah terjadi All Indonesian final antara Prahdiska Bagas Shujiwo versus Muhamad Yusuf. Pertandingan sengit itu dimenangkan Yusuf dengan 21-19, 18-21, dan 21-16. Lalu, di ganda campuran, Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran juga juara dengan mengalahkan Mihajlo Tomic/Andjela Vitman (Serbia) 19-21, 21-14, dan 21-13.
Hanya ganda putri yang lepas setelah Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi kalah oleh pasangan Ukraina, Polina Buhrova/Yevheniia Kantemyr, dengan skor 12-21, 21-11, dan 13-21.
PENCAPAIAN RIAN/RAHMAT
Turnamen Level BWF Hasil Keterangan

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
