
Indonesia mendapatkan 4 gelar dari Thailand Masters 2026, dengan dua di antaranya berasal dari All Indonesian Finals. (Dok: PBSI)
JawaPos.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian menanggapi keberhasilan para pemain pelapis dan muda Pelatnas yang sukses jadi juara umum di Thailand Masters 2026. Ia menyebut keberhasilan ini hasil dari pembinaan dan regenerasi tahun lalu.
Tim bulu tangkis Indonesia mampu menorehkan prestasi gemilang di Thailand Masters 2026. Empat wakil berhasil keluar sebagai juara sekaligus membuat skuad Merah Putih jadi juara umum.
Mereka adalah Moh Zaki Ubaidillah (tunggal putra), Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana (ganda putra), Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi (ganda putri), dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil (ganda campuran). Hanya tunggal putri saja yang gagal mendapatkan gelar.
Prestasi ini mendapatkan apresiasi besar dari Eng Hian, selaku Kabid Binpres PP PBSI. Ia menyebut para wakil Indonesia yang juara merupakan hasil dari program pembinaan tahun 2025.
"Prestasi di awal tahun 2026 ini merupakan hasil dari program pembinaan tahun 2025, di mana PBSI memfokuskan diri pada program regenerasi," ucap Eng Hian, Senin (2/2).
"Harapannya, prestasi yang diraih oleh atlet-atlet muda Indonesia dapat terus meningkat secara berkelanjutan," tambahnya dalam keterangan resmi PP PBSI.
Kesuksesan ini terasa istimewa karena Thailand Masters 2026 jadi gelar BWF World Tour Super 300 pertama mereka. Selain itu, keempat wakil tersebut juga bukan lah andalan di sektornya masing-masing, melainkan pelapis.
Zaki Ubaidillah memang baru saja 'lulus' dari level junior pada 2025. Lalu Leo/Bagas akhirnya bangkit setelah terakhir juara di Korea Masters 2024.
Kemudian Fadia/Tiwi merupakan gelar pertama sejak dipasangkan pada awal tahun. Serta Adnan/Indah akhirnya bisa juara setelah sebelumnya hanya meraih gelar International Challenge dan Super 100.
Eng Hian menambahkan, sederet prestasi pada 2026 ini sesuai dengan target PP PBSI. Yakni menjadikan tahun ini sebagai tahun prestasi setelah pada 2025 pihaknya melakukan pembinaan secara berkelanjutan.
Karena itu, harapannya prestasi lain terus muncul sepanjang 2026. Eng Hian menilai hal itu diharapkan oleh PBSI sebagai modal untuk Kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028 yang akan dimulai pada Mei tahun depan.
"Kami menginginkan hasil dari program yang telah dijalankan pada tahun 2025 dapat dilanjutkan dengan peningkatan pencapaian prestasi, khususnya pada turnamen level Super 500 ke atas, sebagai bagian dari persiapan menuju kualifikasi Olimpiade yang akan dimulai pada Mei 2027," terang Eng Hian.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Didi itu berharap capaian juara umum Thailand Masters 2026 sekaligus keberhasilan para atlet meraih gelar Super 300 pertama menjadi indikator positif dari arah pembinaan dan regenerasi yang dijalankan PBSI.
"Evaluasi dan peningkatan program akan terus dilakukan agar prestasi yang diraih tidak bersifat sementara, melainkan berkelanjutan dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi," ucapnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
