Skuad Gresik Phonska. (Dok. IG Gresik Phonska)
JawaPos.com - Gresik Phonska Pupuk Indonesia tercatat sudah enam kali finis sebagai runner-up Proliga, dan tanpa meraih satu pun gelar. Karena itu, sama seperti tiga musim sebelumnya, tim yang dikenal dengan nama Petrokimia itu pun kembali membidik gelar juara untuk pertama kali di Proliga 2026 yang dimulai Kamis (8/1) pekan ini.
Nah, untuk merebut gelar, Petrokimia melakukan satu pendekatan baru musim ini. Yakni, merekrut pelatih asing asal Italia Alessandro Lodi. Sosok yang sebelumnya menangani klub Filipina, Farm Fresh Foxies itu diperkenalkan bersama total 20 pemain saat acara launching tim untuk Proliga 2026 pada Selasa (6/1) kemarin.
Kehadiran Lodi diharapkan membawa pembaruan dari sisi teknikal yang tidak banyak didapatkan dari pelatih lokal. “Tahun ini kami prepare lebih jauh lagi. Kami evolusi dari tahun lalu dan coba maju lagi. Sejak awal coach Lodi sudah kami libatkan agar programnya bisa berjalan maksimal,” ujar manajer tim Gresik Phonska, Haris Tunggul Uji Prasetya.
Baca Juga: Proliga Jadi Sarana Seleksi Pemain Asian Games 2026, Timnas Voli Indonesia Tepi Isu Pemain Titipan
SETTER
2 Ajeng Nur Cahaya – 167 cm – 19 tahun
12 Noerma Lisa Putri – 175 cm – 23 tahun
24 Arnetta Putri Amelia – 173 cm – 23 tahun
26 Adensa Laurel Saputra – 172 cm – 18 tahun
OPPOSITE
4 Bella Sabrina – 175 cm – 25 tahun
OUTSIDE HITTER
5 Mediol Sriyanti Yoku – 169 cm – 26 tahun
6 Nabila Purwitasari – 173 cm – 21 tahun
8 Putri Nur Hidayanti Agustin – 178 cm – 21 tahun
22 Annie Mitchenson (AS) – 192 cm – 31 tahun
23 Oksandra Byersko (Ukraina) – 193 cm – 30 tahun
34 Farida Syifa – 173 cm – 17 tahun
55 Malikhia Aurora – 174 cm – 15 tahun
MIDDLE BLOCKER
9 Ibovna Anindya – 176 cm – 14 tahun
11 Dheva Cahya Pratiaka – 178 cm – 25 tahun
15 Geofanny Eka Cahyaningtyas – 175 cm – 20 tahun
18 Rika Dwi Lestari – 185 cm – 23 tahun
19 Shella Bernadetha Oinnan – 181 cm – 26 tahun
28 Syakirah Athania – 177 cm – 15 tahun
LIBERO
1 Yulis Indahyani – 167 cm – 35 tahun
16 Siti Romadhani – 169 cm – 25 tahun
17 Nandita Ayu Salsabila – 173 cm – 28 tahun
STAF KEPELATIHAN
Alessandro Lodi (Italia) – Pelatih Kepala
Pedro Lilpaly – Asisten Pelatih I
Niko Dwi Purwanto – Asisten Pelatih II
Haris mengungkapkan proses pemilihan pelatih asing tidak instan. Ada sekitar enam hingga tujuh kandidat yang diseleksi. “Terakhir tinggal tiga dan kami pilih satu yang cocok,” kata Haris kepada Jawa Pos. “Kami pilih yang semangatnya sama, kami ingin membangun kolektif, bukan sekadar membeli pemain atau pelatih asing,” tegasnya.
Lebih lanjut, Haris menjelaskan bahwa filosofi kepelatihan dari Italia menjadi alasan utama pemilihan tersebut. “Ciri pelatih Italia itu fokus pada tim, bukan hanya satu-dua pemain. Ini yang kami cari, agar pemain lokal ikut berkembang dan tidak hanya bergantung pada pemain asing,” harap Haris.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
