Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Januari 2026 | 03.27 WIB

Lepas dari Ancaman Sanksi WADA, IADO Optimistis Hadapi 2026

Ilustrasi doping dalam dunia olahraga. (Freepik)

JawaPos.com - Organisasi Anti-Doping Indonesia (IADO) optimistis menghadapi 2026 dengan dukungan anggaran negara memadai dan tepat waktu setelah lepas dari ancaman sanksi dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA), dikutip dari ANTARA.

Ketua Umum IADO Gatot S Dewa Broto mengatakan pengalaman sepanjang 2025, di mana IADO sempat terancam hukuman WADA akibat keterbatasan dan keterlambatan anggaran, menjadi pelajaran penting.

“Jika kondisi seperti tahun 2025 kembali terulang, risikonya sangat besar. Dengan anggaran yang terlambat atau sangat terbatas, akan sulit menghindari potensi sanksi WADA,” kata Gatot dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Rabu.

Gatot menegaskan tugas IADO tidak hanya mencakup pengambilan sampel doping, tetapi juga edukasi, pengumpulan informasi, penanganan dugaan pelanggaran doping, serta memastikan seluruh kegiatan sesuai World Anti-Doping Code.

“IADO berkomitmen menjalankan seluruh tugas sesuai ketentuan internasional untuk menjaga reputasi olahraga Indonesia,” ujar dia.

Dia berharap koordinasi dan dukungan pemerintah pada 2026 dapat berjalan lebih baik agar Indonesia tidak kembali menghadapi ancaman sanksi yang berpotensi mengganggu partisipasi dan simbol kenegaraan pada ajang olahraga internasional.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore