Lewis Hamilton (Instagram @lewishamilton)
JawaPos.com – Ferrari akhirnya angkat bicara untuk meredam spekulasi mengenai keretakan hubungan dengan Lewis Hamilton setelah musim pertama yang penuh gejolak.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Rabu (17/12), Tim asal Maranello itu menegaskan bahwa kemitraan dengan juara dunia tujuh kali tersebut tetap berjalan positif. Ferrari menilai sorotan publik dan media terlalu membesar-besarkan dinamika internal tim.
Kepala teknik lintasan Ferrari, Matteo Togninalli, menyatakan hubungan kerja dengan Hamilton jauh lebih baik dibandingkan persepsi yang berkembang.
Toginalli menilai ketegangan yang terekam melalui radio tim lebih disebabkan oleh tekanan kompetitif dan ekspektasi tinggi. Menurutnya, situasi semacam itu lazim terjadi dalam tim besar yang mengejar hasil maksimal.
Ferrari juga mengakui bahwa adaptasi Hamilton setelah lebih dari satu dekade bersama Mercedes bukanlah proses yang mudah.
Perbedaan budaya kerja, bahasa teknis, serta sistem operasional menjadi tantangan tersendiri. Kondisi tersebut disebut turut memengaruhi komunikasi di lintasan sepanjang musim.
Baca Juga: Penalti 5 Detik Diterima Lewis Hamilton di GP F1 Singapura 2025 Akibat Pelanggaran Batas Lintasan
Dari sisi performa, musim 2025 menjadi periode sulit bagi Ferrari dan Hamilton. Tim mengakhiri musim tanpa kemenangan dan hanya finis di posisi keempat klasemen konstruktor. Hamilton sendiri menutup musim di papan tengah, jauh dari target awal yang diharapkan.
Beberapa insiden radio yang viral memicu rumor hubungan Hamilton dengan tim teknis Ferrari mengalami keretakan. Hamilton sebelumnya telah membantah isu konflik pribadi dengan teknisi balapnya.
Ferrari juga menegaskan bahwa perbedaan pendapat tersebut merupakan bagian dari proses kerja profesional.
Ferrari menilai hubungan dengan Hamilton justru berkembang seiring berjalannya musim. Fokus tim kini diarahkan pada persiapan regulasi baru Formula Satu 2026.
Manajemen percaya performa yang lebih kompetitif akan menjadi jawaban atas keraguan publik terhadap proyek Hamilton-Ferrari.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
