Duet Apriyani/Fadia akan berduet kembali di Hong Kong Open 2025. (Dok: PBSI)
JawaPos.com - Masa depan duet Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti masih menjadi tanda tanya besar. Tim pelatih ganda putri Pelatnas PBSI akan melakukan diskusi dan rapat terlebih dahulu untuk kemudian mengambil keputusan.
Apriyani/Fadia kembali dipasangkan per September lalu. Keduanya rujuk setelah sempat dipisah pasca Olimpiade Paris 2024.
Kebersamaan Apriyani/Fadia pada periode pertama berjalan mulus. Mereka memulai debut dengan meraih emas SEA Games 2021, kemudian meraih perak Kejuaraan Dunia 2023, mencapai ranking BWF terbaik di urutan empat dan puncaknya lolos ke Olimpiade.
Namun periode kedua Apriyani/Fadia tak berjalan sesuai harapan. Dari empat turnamen yang diikuti, mereka baru juara Indonesia Masters II 2025, yang merupakan level Super 100.
Sementara di level Super 500, Apriyani/Fadia belum mampu berbicara banyak. Mereka tertahan di babak kedua tiga turnamen Super 500, yakni Hong Kong Open, Korea Open, dan Kumamoto Masters. Pencapaian terbaiknya adalah perempat final Australian Open.
Pencapaian Apriyani/Fadia ini tak sebagus dua juniornya, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari yang sukses menciptakan All Indonesian Final. Keduanya pun jadi sorotan.
Karel Mainaky selaku pelatih ganda putri utama Pelatnas PBSI, menyadari pencapaian Apriyani/Fadia belum maksimal. Duet itu sama seperti pasangan baru Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi yang tak sesuai ekspektasi.
"Ya itu mungkin, kadang-kadang dari pemain itu mereka dapat feel-nya, jadi dari yang dua itu mungkin masih belum dapet feel-nya, jadi kadang kita omongin dan arahin juga masih lebih dengan mereka punya ini sendiri masing-masing," kata Karel soal Apriyani/Fadia dan Lanny/Tiwi.
Khusus Apriyani/Fadia, Karel menilai duet ini masih belum mampu kembali ke performa terbaik karena chemistry-nya belum nyetel serta padu lagi.
"Kalau menurut saya sih memang chemistry mereka yang masih belum, iyak, itu sih yang paling simpel lah," jelas dia.
Ketika ditanya keputusannya terkait Apriyani/Fadia, Karel mengaku belum tahu. Ia ingin mendiskusikan dulu dengan asistennya, Nitya Krishinda Maheswari untuk kemudian mengambil langkah terhadap duet tersebut dan juga Lanny/Tiwi.
"Untuk sementara saya masih meeting dulu sama Nitya kita masih belum ada keputusan, lihat dulu bagaimana karena bagaimanapun juga kan baru beberapa turnamen," tutur Karel.
"Jadi mungkin kita meeting, lihat bagaimana, terus kita coba ngomong ke binpres mungkin atau gimana kalau kita udah, seumpamanya ada rencana baru ya mungkin, tapi untuk sementara belum ada," katanya menambahkan.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
