Rizky Ridho berpeluang raih Puskas Award 2025 dengan antusiasme tinggi netizen Indonesia. (Persija Jakarta)
JawaPos.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir menginginkan atlet Indonesia tak terkena pajak berganda usai berprestasi di luar negeri. Hal ini berlaku untuk semua atlet, termasuk jika dalam waktu dekat Rizky Ridho Ramadhani memenangkan Puskas Award 2025.
Erick Thohir mengatakan, pencapaian setiap atlet di luar negeri patut mendapatkan apresiasi tanpa terkecuali. Karena itu, ia mendorong agar para atlet yang berprestasi di kancah internasional dapat membawa pulang hadiahnya tanpa terkena pajak lagi saat berada di Indonesia.
Hal itu dikatakan oleh Erick Thohir saat bertemu dengan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Muhammad Yusuf Ateh di Kantor BPKP, Jakarta Timur pada Selasa (18/11).
"Ya tentu saya sangat mengapresiasi semua gelar prestasi internasional. Saya ingin membuka sedikit pembicaraan yang nanti sebenarnya saya belum diskusi dengan Pak (Yusuf) Ateh (Kepala BPKP) juga," ujar Erick Thohir.
"Ada salah satu pembicaraan yang sedang kita bicara dengan pihak Menteri Keuangan dan sudah mulai digodok ada kesepakatan (tentang menghilangkan pajak ganda untuk atlet yang berprestasi di kancah dunia)," tambahnya.
Erick mencontohkan beberapa atlet Indonesia yang baru-baru ini berhasil mendapatkan prestasi gemilang. Yakni pebulu tangkis Jonatan Christie yang menjuarai Denmark Open 2025 dan petenis Janice Tjen yang menyapu bersih WTA 250 Chennai Open 2025.
"Misalnya contoh, bisa gak negara memberikan fasilitas kepada atlet-atlet kita yang berprestasi di luar negeri mendapatkan hadiah dan membawa hasil hadiahnya pulang ke Indonesia. Ini kan fiskal. Jonathan (Christie) kemarin juara di tempat tertentu mendapat 25 ribu USD," tutur Erick.
"Atau petenis kita yang sedang naik daun Janice Tjen. Nah, ini bagaimana kita memfasilitasi supaya hasil uangnya dibawa balik ke Indonesia. Tetapi jangan double tax (pajak berganda). Karena negara yang mendapatkan tax, di sini jangan kena tax," sambungnya.
Terdekat, ada atlet Indonesia lain yang berpotensi memenangkan penghargaan atau hadiah besar. Dia adalah Rizky Ridho, bek Persija Jakarta yang masuk dalam nominasi Puskas Award 2025.
Menurut Erick Thohir, baik Jonatan, Janice Tjen, maupun Rizky Ridho serta atlet Indonesia lain yang membawa pulang gelar ke Indonesia, tak perlu dikenakan pajak ganda.
"Ini contoh. Jadi sama seperti Rizky Ridho kalau memang Puskas Award ini juga berhasil mendapat penghargaan ataupun jenis seperti uang ya ini yang kita akan dorong. Sehingga apa? Para olahragawan profesional Indonesia ini benar-benar mendapat kehidupan yang baik," ucap Erick.
Rizky Ridho diketahui masuk dalam nominasi penghargaan gol terbaik atau Puskas Award 2025. Bek Persija itu masuk nominasi usai mencetak gol tendangan jarak jauh saat melawan Arema FC, Maret 2025 silam.
Dia akan melawan 10 kandidat lainnya untuk memenangkan penghargaan prestisius tersebut. Salah dua dari 10 kandidat itu adalah Lamine Yamal (Barcelona), dan Declan Rice (Arsenal).

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
