Gregoria Mariska berhasil mencapai final Kumamoto Masters 2025 yang membuatnya mencetak hattrick di partai puncak turnamrn BWF World Tour Super 500 di Jepang. (Dok. PBSI)
JawaPos.com - Gregoria Mariska Tunjung berhasil melaju ke final Kumamoto Masters 2025 usai mengalahkan wakil Taiwan, Chiu Pin-Chian. Pebulu tangkis tunggal putri andalan Indonesia itu mencapai final ketiganya secara beruntun di turnamen BWF World Tour berlevel Super 500 tersebut.
Jorji, sapaan akrab Gregoria Mariska, mampu melanjutkan tren positifnya di Kumamoto Masters 2025. Terbaru, ia sukses menjungkalkan unggulan ketujuh asal Taiwan, Chiu Pin-Chian, di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Jepang, Sabtu (15/11) siang.
Pebulu tangkis asal Wonogiri, Jawa Tengah, itu menang lewat pertarungan dua gim langsung dengan skor 21-16, 21-14. Penampilan Gregoria cukup perkasa karena mampu menyelesaikan pertandingan dalam waktu 37 menit saja.
Meski begitu, Gregoria merasa performanya di semifinal Kumamoto Masters 2025 bukanlah yang terbaik. Ia masih kerap melakukan kesalahan tak perlu sepanjang laga.
"Mengucap syukur untuk hasil hari ini, walau saya merasa bermain kurang bersih tapi bisa melewatinya dengan kemenangan," kata Gregoria dalam keterangan resmi PP PBSI usai pertandingan.
Bagi Gregoria, kemenangan ini terasa spesial. Sebab dia berarti kembali berhasil menjejak ke final Kumamoto Masters untuk kali ketiga.
Ya, Gregoria selalu bertanding sampai hari terakhir alias Minggu dalam rangkaian Kumamoto Masters sejak 2023. Gelar juara pun berhasil ia peroleh pada tahun pertamanya itu, sedangkan pada tahun lalu Gregoria jadi runner-up. Rasa syukur dan bahagia pun diungkapkan oleh Gregoria.
"Final ketiga secara beruntun di Kumamoto Masters, senang dan tidak menyangka. Pencapaian yang sangat berarti karena ini merupakan tahun yang berat untuk saya setelah sempat rehat beberapa kali karena sakit," tutur Gregoria.
Perjalanan Gregoria Mariska pada 2025 memang penuh lika-liku. Masalah sempat menghampiri dirinya pada April 2025, di mana Gregoria kerap absen mengikuti turnamen karena vertigo serius yang dideritanya.
Peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 itu melewatkan sejumlah turnamen BWF World Tour 2025 seperti Thailand Open (Super 500), Malaysia Masters (S500), Singapore Open (S750), dan Indonesia Open (S1000).
Gregoria baru comeback di Japan Open 2025, tapi dia langsung kandas di babak pertama. Kemudian sempat gemilang pada pekan berikutnya dengan menembus perempat final China Open 2025. Hasil itu sempat menghidupkan asa sang pebulu tangkis kembali bersaing di level elite.
Tapi, di Kejuaraan Dunia 2025, vertigo kembali dirasakan olehnya. Gregoria hanya sampai babak 16 besar lalu mundur dari dua agenda tur Asia seperti Hong Kong Open, China Masters hingga Korea Open.
Gregoria Mariska baru kembali lagi di tur Eropa. Tapi, performanya justru mengkhawatirkan. Ia langsung gugur di babak pertama alias 32 besar dalam French Open dan Denmark Open. Kegagalan itu berdampak pada ranking BWF dirinya, yang sekarang terlempar dari sepuluh besar dunia.
"Terima kasih banyak untuk pendukung saya yang hadir di lapangan hari ini, dukungannya terdengar dan sangat berarti. Juga untuk semua yang mendukung saya dimanapun berada," ucap Gregoria.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
