
Hujan deras disertai angin kencang merobohkan atap lapangan padel di Anwa Racquet Club, Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Minggu (26/10) siang. (Istimewa)
JawaPos.com – Suasana semarak turnamen padel yang diikuti 16 pasangan artis di Anwa Racquet Club, Meruya, mendadak berubah mencekam pada Minggu (26/10) sore. Atap lapangan tiba-tiba ambruk saat pertandingan tengah berlangsung.
Beruntung, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian tersebut. Para pemain, termasuk sejumlah selebritas dan influencer, berhasil dievakuasi dengan selamat.
Ketua Turnamen The Prime Gito menjelaskan, kejadian berlangsung saat seluruh peserta tengah bertanding di babak semifinal tenis dan perempat final padel.
"Alhamdulillah tidak ada korban cedera, tidak ada korban jiwa, semuanya sehat-sehat. Bisa evakuasi semua keluar tadi dengan selamat," ujar Gito, Minggu (26/10).
Ia menambahkan, turnamen ini sudah berlangsung sejak Jumat (25/10) dan diikuti komunitas tenis serta peserta dari berbagai kalangan, termasuk influencer dan artis.
Ketua Turnamen lainnya, Annisa, menyebut bahwa turnamen tersebut menghadirkan 16 pasangan selebritas (32 orang) yang benar-benar turun ke lapangan. Mereka pun hadir dalam pertandingan hari ini.
"Alhamdulillah hari ini turnamen kita dihadiri oleh 16 pasang seleb. Dan mereka hadir semua ya. Alhamdulillah semuanya hadir, semuanya main. Jadi kita juga ada tanggung jawab semua peserta," ungkap Annisa.
Kelanjutan dari turnamen ini masih akan dikonsolidasikan lebih lanjut.
Pemilik Anwa Racquet Club, Wawa, menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. Ia menegaskan, seluruh aspek teknis bangunan sebenarnya sudah sesuai standar, namun hujan deras disertai angin kencang menyebabkan atap ambruk.
"Kalau secara teknis semua sudah oke, tapi tadi memang hujan terlalu besar. Sehingga terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Sekali lagi kami mohon maaf pak," ujarnya.
Wawa menambahkan, pihaknya langsung menutup area untuk investigasi dan mempercepat proses perbaikan.
"Langsung dikerjakan, langsung kita tutup, nggak boleh masuk. Tapi kami percaya polisi juga bekerja sama yang baik. Sampai waktu tertentu nanti kita perbaiki lagi," katanya.
Meski enggan menyebut angka kerugian, Wawa mengaku kerusakan yang dialami cukup signifikan.
"Saya nggak bisa sebut angka. Karena bikinnya aja juga mahal sekali. Jadi kita baru buka 4 bulan. Tapi kita cuma bisa bersyukur sama Tuhan. Kalau tidak ada korban. Kalau uang bisa dicari, tapi nyawa susah," tutur Wawa.
Investigasi Polisi dan BPBD DKI
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, membenarkan insiden itu disebabkan oleh cuaca ekstrem.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
