Lewis Hamilton. (Instagram @lewishamilton)
JawaPos.com – Lewis Hamilton mengakhiri Grand Prix Italia dengan perasaan campur aduk. Meski tampil konsisten sepanjang akhir pekan, ia hanya mampu finis di posisi keenam. Pebalap Ferrari itu mengaku masih belum sepenuhnya nyaman dengan mobil SF-25.
Dilansir dari laman Crash pada Selasa (9/9), Hamilton memulai balapan dari posisi ke-10 setelah mendapat penalti lima grid.
Namun, Hamilton berhasil naik beberapa posisi berkat start yang baik. Sepanjang balapan, kecepatannya hanya terpaut tipis dari rekan setimnya, Charles Leclerc.
Baca Juga: Lewis Hamilton Sebut Debut Bersama Ferrari di Monza Sebagai Pengalaman Terbaik Sepanjang Musim 2026
Ferrari tampil cukup solid, tetapi tetap tertinggal dari Red Bull dan McLaren. Leclerc harus puas finis di urutan keempat, sementara Hamilton berada di posisi keenam. Hamilton menilai Ferrari masih membutuhkan peningkatan untuk bisa bersaing di podium.
Setelah balapan, Hamilton menyatakan bahwa kepercayaan dirinya terhadap mobil semakin meningkat.
Walau begitu, ia menegaskan kenyamanan penuh belum dirasakan sepenuhnya. Hal ini membuatnya merasa ada kesempatan yang hilang untuk finis lebih baik.
Strategi pit stop juga memengaruhi hasil akhir. Hamilton masuk pit setelah George Russell dan bergabung kembali di belakangnya dengan ban lebih baru. Sayangnya, ia tidak mampu memaksimalkan situasi untuk menyalip rivalnya.
Hamilton percaya Ferrari memiliki peluang untuk finis di posisi kelima. Ia mengaku seharusnya bisa lebih agresif menekan Russell. Namun, kesempatan tersebut terlewat sehingga jarak semakin sulit dikejar.
Bagi Hamilton, hasil di Monza tetap menjadi langkah positif. Ia optimistis Ferrari bisa lebih kompetitif dalam balapan berikutnya. Meski demikian, ia menyadari McLaren dan Red Bull masih berada selangkah lebih maju.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
