
Eng Hian sebagai Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, mengatakan bahwa target tim Indonesia melawan Denmark sudah jelas, yakni meraih kemenangan. (Dok. PBSI)
JawaPos.com - Tim Indonesia menatap pertandingan pamungkas grup D Piala Sudirman 2025 kontra Denmark dengan serius demi menjadi juara grup. Skuad Merah Putih percaya diri setidaknya bisa mencuri poin dari sektor ganda putri.
Duel Indonesia vs Denmark akan menjadi salah satu laga krusial di Piala Sudirman 2025. Kedua tim sama-sama komposisi skuad yang cukup merata hampir di semua sektor.
Selain itu, pertandingan tersebut kian bergengai karena baik Indonesia maupun Denmark sama-sama berhasik melewati dua laga grup D Piala Sudirman 2025 dengan hasil apik. Mereka menang 5-0 atas Inggris dan 4-1 kontra India.
Kedua tim pun bersaing sengit di papan atas grup D. Sehingga bentrokan Indonesia dan Denmark di Xiamen Olympic Sports Center Fenghuang Gymnasium, Xiamen, Tiongkok, pada Kamis (1/5) sore pukul sangat krusial karena memperebutkan status juara grup.
Eng Hian sebagai Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, mengatakan bahwa target tim Indonesia melawan Denmark sudah jelas, yakni meraih kemenangan.
"Target pasti kami ingin juara grup. Kekuatan kita ada di ganda putri, saya percaya Indonesia lebih unggul. Tapi di empat nomor lain tentunya akan sangat ketat," kata Didi, sapaan akrab Eng Hian dalam keterangan resmi PP PBSI.
Berkaca dari skuad yang ada, pasangan ganda putri Indonesia memang jauh lebih baik. Merah Putih punya Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi sebagai andalan dengan menempati ranking delapan dunia.
Selain itu, Indonesia juga punya duet Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang merupakan juara Thailand Masters 2025. Mereka saat ini juga berada di urutan ke-26 dunia.
Sementara Denmark, pasangan ganda putri terbaiknya dalam ranking BWF adalah Julie Finne-Ipsen/Mai Surrow di urutan 29. Tapi mereka tak dibawa ke dalam skuad. Pasangan yang ada dalam tim hanyalah Natasja Anthonisen/Maiken Fruergaard yang berposisi 54 dunia.
Selain itu, Eng Hian juga menilai tim Indonesia sedang dalam keadaan baik untuk menantang Denmark. Hal ini tak lepas dari kemenangan Merah Putih kontra Inggris dan juga India.
Didi yakin dua kemenangan tersebut, khususnya saat melawan India, bisa menjadi modal untuk tim Indonesia dalam menatap pertandingan melawan Denmark.
"Penampilan anak-anak sejauh ini cukup baik, melihat kemarin melawan Inggris. Memang ada beberapa pemain yang masih merasakan ketegangan tapi itu hal yang biasa. Tetap harus dievaluasi untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya," katanya.
"Modal yang sangat bagus untuk melawan Denmark. Saya berharap pemain-pemain sudah bisa mengambil pengalaman dari pertandingan lawan India bagaimana menghadapi kondisi lapangan. Bila kembali diturunkan, adaptasinya sudah makin baik," imbuh Didi.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
