
Jonatan Christie saat menjuarai All England 2024 usai mengalahkan Anthony Ginting di final. (Dok: PBSI)
JawaPos.com - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) telah menetapkan akan menurunkan 15 pemain/pasangan untuk kejuaraan All England 2025. Federasi mematok target gelar juara, mengulangi pencapaian edisi tahun lalu.
All England 2025 dijadwalkan berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Inggris pada 11-16 Maret mendatang. Turnamen BWF World Tour Super 1000 tersebut menjadi turnamen ketiga dari rangkaian tur Eropa yang berlangsung mulai akhir bulan ini.
Dalam rangkaian turnamen BWF World Tour 2025, ada empat turnamen yang masuk dalam tur Eropa periode awal tahun ini dan akan diikuti para atlet elite Indonesia. Semua diawali dengan German Open (Super 300) pada 25 Februari-2 Maret.
Kemudian berlanjut ke Orleans Masters pada 4-9 Maret. Lalu All England Open pada 11-16 Maret, dan terakhir Swiss Open pada 18-23 Maret.
Eng Hian selaku Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, persiapan para atlet Indonesia jelang tur Eropa sudah cukup baik. PBSI dan tim pelatih terus melakukan evaluasi pasca empat turnamen tur Asia, yang hanya mendapatkan satu gelar di Thailand Masters 2025.
“Persiapan para atlet sejauh ini berjalan dengan baik. Dari segi teknik kita fokus pada pembentukan pola permainan dan peningkatan fokus di lapangan yang lebih baik lagi," katanya dalam keterangan PBSI, Sabtu (15/2).
"Sehingga atlet diharapkan bisa tampil konsisten hingga akhir pertandingan. Sementara performa fisik juga ditingkatkan lebih baik lagi sesuai kebutuhan setiap atlet,” papar Eng Hian menambahkan.
Khusus All England 2025, PBSI menurunkan 15 atlet Pelatnas PBSI terbaiknya. Mereka terdiri dari Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, dan Chico Aura Dwi Wardoyo di tunggal putra.
Kemudian dua wakil tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani. Lalu tiga pasang ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Bagas Maulana/Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin/M Shohibul Fikri, serta dua pasang ganda putri, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi.
Untuk ganda campuran, tidak ada pasangan Pelatnas PBSI yang masuk. Tapi Indonesia punya satu wakil dari jalur profesional, yakni Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja yang diusung oleh PB Djarum Kudus.
Lantas apa target PBSI untuk All England 2025? Eng Hian memastikan bahwa gelar dalam bidikan PBSI. “Tentunya di All England kami akan berusaha meraih hasil sebaik mungkin untuk meraih gelar juara seperti tahun sebelumnya," jelasnya.
"Saya berharap anak-anak bisa menunjukkan performa yang maksimal dan konsisten di tur Eropa nanti,” tambah Eng Hian.
Pada gelaran All England 2024, Indonesia berhasil meraih dua gelar dan satu runner-up. Pertama dari sektor tunggal putra melalui Jonatan Christie yang mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting di babak final, serta yang kedua dipersembahkan duet ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
Khusus Fajar/Rian, itu menjadi gelar All England kedua mereka, sekaligus mempertahankan gelar sebelumnya di 2023.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
