Daud Yordan intensifkan latihan di kampung halamannya di Kayong Utara sebagai persiapan menjelang pertandingannya melawan petinju asal Thailand yang rencananya akan digelar di Jakarta. (Foto ANTARA/HO-Istinewa)
JawaPos.com - Daud Yordan bakal kembali naik ring lagi. Kali ini, petinju sekaligus senator DPD itu akan menghadapi petinju Australia, George “Ferocious” Kambosos Jr untuk memperebutkan gelar badan tinju dunia kelas super ringan.
Rencananya, The Senator -julukan baru Daud Yordan- akan bertarung dengan Kambosos Jr dalam pertarungan 12 ronde. Duel tersebut siap digelar di Qudos Bank Arena, Sydney, Australia, pada 22 Maret 2025 mendatang.
Meski telah jadi senator, Daud Yordan masih termasuk aktif bertinju dan bahkan bisa dibilang salah satu petarung yang disegani. Dia memiliki rekor impresif dengan 43 kemenangan (31 KO) dari 47 pertandingan.
Daud Yordan sebelumnya juga berhasil meraih kemenangan atas Hernan Leandro Carrizo dalam perebutan gelar juara dunia IBA pada September 2024 di Pontianak, Kalimantan Barat.
“Saya berlatih dua kali sehari, dan setelah berlatih saya berkantor untuk menghadiri rapat-rapat," ujar The Senator dalam keterangan resminya, dipetik Sabtu (8/2).
"Buat saya ini bukan hal yang luar biasa, karena saya sudah bertahun-tahun terbiasa membagi waktu secara disiplin,” tambahnya.
Bagi Daud Yordan, melawan Kambosos JR jadi pertarungan pertamanya sebagai senator. Anggota DPD RI daftar pilih (dapil) Kalimantan Barat itu pun masih menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai senator dalam persiapan kali ini.
“Motivasi saya sangat luar biasa menghadapi pertandingan kali ini, dikarenakan saya merasa masih mampu dan masih jauh dari kata selesai di dunia tinju," ucapnya dengan tegas.
"Saya akan buktikan bahwa usia saya bukan penghalang untuk bertarung secara kompetitif di tingkat dunia. Saya akan datang, bertarung, dan pulang membawa gelar kemenangan,” imbuh Daud yang sebelumnya berjuluk Chino.
Di sisi lain, Kambosos Jr sendiri bukan lawan yang mudah untuk Daud Yordan. Petarung dari negara tetangga itu punya rekam jejak mentereng dengan status mantan juara dunia kelas ringan IBF, IBO, WBA, dan WBO.
Petinju berusia 31 tahun itu memiliki catatan 21 kemenangan (10 KO) dari 24 pertarungan. Sebagai mantan juara dunia empat gelar berbeda, Kambosos Jr pernah mengalahkan Teofimo Lopez yang kini memegang gelar WBO.
Apalagi, Kambosos Jr akan tampil di hadapan pendukungnya sendiri, yang tentunya menjadi motivasi tambahan. Dia juga punya motivasi tambahan berupa pembuktian bahwa dirinya masih layak bertarung di level elite setelah mengalami tiga kekalahan beruntun di kandang sendiri, termasuk saat menghadapi Vasily Lomachenko dalam perebutan gelar juara dunia IBO dan IBF di Perth, Australia.
Presiden Direktur MPRO International, Gustiantira Alandy yang merupakan manajemen dari Daud Yordan, mengatakan bahwa duel ini akan menjadi pertarungan penting untuk Indonesia dan Australia.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
