Siti Fadia Silva Ramadhanti/Lanny Tria Mayasari meraih gelar juara di Thailand Masters 2025. (BWF)
JawaPos.com - Siti Fadia Silva Ramadhanti mulai merasakan kenyamanan bermain di dua nomor sekaligus seperti saat junior. Pebulu tangkis berusia 24 tahun itu pun menyatakan kesiapannya untuk terus bermain rangkap dan berburu prestasi seperti saat berlaga di Thailand Masters 2025
Siti Fadia memulai 2025 dengan kisah dan perjalanan baru. Dia tak lagi fokus bermain di ganda putri, tapi juga tampil di ganda campuran bersama Dejan Ferdinansyah.
Sejauh ini, Fadia sudah bermain rangkap di dua turnamen, yakni Indonesia Masters 2025 dan Thailand Masters 2025. Dia berpartner dengan Lanny Tria Mayasari di ganda putri dan menggandeng Dejan Ferdinansyah di ganda campuran.
Hasilnya pun tak buruk. Meski awalnya langsung tersisih di babak pertama Indonesia Masters 2025, tapi Fadia dengan Lanny dan Dejan memperbaikinya di turnamen Thailand Masters 2025.
Siti Fadia sukses melaju ke final di dua nomor. Dia dan Dejan keluar sebagai runner-up, sementara saat dengan Lanny, Siti berhasil menjadi yang terbaik alias juara dalam turnamen BWF World Tour level Super 300 tersebut.
"Pastinya alhamdullilah senang dikasih lagi kesempatan untuk main rangkap. Hasilnya juga bisa meraih satu runner-up dan satu juara," kata Fadia ditemui di kawasan Jakarta Timur, Rabu (5/2).
Fadia mengungkapkan, kunci keberhasilannya jadi runner-up dan juara di turnamen yang sama adalah selalu berusaha yang terbaik, siapapun pasangannya. "Karena kita enggak tahu ke depannya seperti apa. Fokusnya partner dengan siapa, cocoknya dengan siapa. Jadi sebisa mungkin melakukan yang terbaik," jelasnya.
"Mungkin yang paling penting pikiran, karena itu yang paling penting dan memengaruhi. Jadi, lebih dibawa enjoy dan happy saja," tambah pemain binaan PB Djarum Kudus ini.
Lantas, bagaimana nasib Siti Fadia ke depan? Kemungkinan besar dirinya masih akan bermain rangkap. Terdekat ada Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Campuran Asia 2025 yang akan digelar pada 13-18 Februari mendatang di Malaysia.
Dalam ajang itu, PBSI mendaftarkan 9 pemain, termasuk nama Siti Fadia beserta Lanny Tria Mayasari dan Dejan Ferdinansyah. Mereka bergabung dengan pasangan ganda putri lain, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Partiwi dan Rinov Rivaldy/Lisa Ayu Kusumawati di ganda campuran.
Siti Fadia pun tak akan menolak jika dipercaya kembali main rangkap. "Ya, pokoknya saya siap terus, apakah diturunkan di ganda campuran, atau ganda putri, main rangkap pun siap. Kalau saya sebisa mungkin menang terus," jelasnya.
Lebih lanjut, Fadia mengatakan bahwa dirinya masih terus belajar membiasakan diri lagi untuk bermain rangkap, khususnya ganda campuran. Tapi, dia mengakui adaptasinya sedikit terbantu karena perannya sama meski punya dua partner berbeda.
"Saya jadi lebih tahu posisinya saja. Jadi lebih tahu kelebihannya di mana. Punya partnernya kan sama-sama tukang cover dan smes. Jadinya saya lebih mancing mereka untuk bisa habisin," pungkas Fadia.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
