Dejan Ferdinansyah/Gloria E. Widjaja optimistis menghadapi BAC 2023 setelah mendapat sentuhan dari pelatih Richard Mainaky.
JawaPos.com – Pasangan ganda campuran Indonesia Dejan Ferdinansyah/Gloria E. Widjaja gagal meraih hasil optimal di tur Eropa. Karena itu, di ajang Badminton Asia Championships (BAC) yang berlangsung di Dubai, Uni Emirat Arab, pada 25–30 April, mereka berharap hasil maksimal.
Gloria mengakui, hasil dari tur Eropa sangat tidak memuaskan. Yakni, hanya sampai babak 16 besar German Open serta babak 32 besar All England dan Swiss Open. ’’Di luar ekspektasi. Makanya, aku bilang PR-nya pulang dari Eropa banyak banget,’’ ujarnya saat diwawancarai ketika mengadakan buka bersama dengan fans dan media di kawasan Depok, Sabtu (15/4).
Glo menuturkan, ada beberapa faktor yang membuatnya tampil kurang optimal. Salah satunya sakit ketika bertanding di Jerman. ’’Di All England juga ketemu teman. Di Swiss ketemu teman juga. Mungkin lagi bad luck saja. Aku dengan Dejan kurang bisa membalik suasana bad luck itu. Jadi ya udah, drop,’’ paparnya.
Kini, persiapan menghadapi BAC dinilai sudah bagus. Menurut dia, beberapa PR telah dikerjakan. Untung, saat persiapan ini, keduanya mendapat sentuhan dari Richard Mainaky yang mampir ke PB Djarum. ’’Jadi, benar-benar powerful banget. Ada Ci Vita (Marissa) dan Kak Icad (sapaan Richard). Sampai Ci Butet (Liliyana Natsir) dan Mas Owi (Tontowi Ahmad) turun tangan bantu kami,’’ ucapnya.
Dia berharap di BAC dan pertandingan seterusnya bisa terus mendapat dukungan dari para senior. ’’Dan kami bisa kasih feedback yang baik,’’ tuturnya.
Pebulu tangkis bertinggi 182 cm itu mengaku kangen dilatih Richard Mainaky yang sudah melegenda di ganda campuran tanah air. ’’Program latihan yang luar biasa pokoknya. Sama sharing-nya dia sih, karena sudah lama juga kami melihat sosok yang benar-benar legend,’’ jelasnya.
Sebelumnya, dia mengaku sempat kehilangan momen dilatih Richard. Karena itu, saat ini dia ingin memanfaatkan betul momen dilatih Richard. ’’Jadi, untuk kami bisa me-refresh banget,’’ paparnya.
Namun, ambisi Gloria dan Dejan untuk bangkit bakal mendapat tantangan berat. Sebab, mereka langsung dihadang pasangan Tiongkok Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, yang dalam beberapa turnamen terakhir meraih hasil positif. Salah satunya juara di Indonesia Masters.
Tapi, Gloria tak keder. ’’Sikat pokoknya. Doain aja,’’ katanya, lantas tertawa.’ ’Maksudnya dengan persiapan yang luar biasa, aku yakin kami nggak akan kalah dari mereka,’’ imbuhnya.
Selain bersilaturahmi, kata Gloria, momen berbuka bersama fans itu juga menjadi bentuk rasa syukur. ’’Mereka kan Badminton Lovers Indonesia sejati. Tahu kan BL di Indonesia kayak apa. Jadi, aku pengin ucapin syukur aja karena mereka sudah benar-benar support,’’ terangnya. (raf/c18/cak)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
